Menurut data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), insiden kecelakaan kereta api selalu terjadi di Indonesia selama 2007-2025.
Dalam investigasi kecelakaan, KNKT telah memberikan 372 rekomendasi selama periode kecelakaan tersebut.
Rekomendasi yang diberikan terbagi dalam empat kategori, yaitu pengawasan, prasarana, aturan, dan sarana.
Kategori terkait pengawasan jadi yang terbanyak dengan total 224 rekomendasi atau 60,2% dari total.
Sementara paling sedikit kategori sarana yang mencapai 19 rekomendasi atau 5,1%.
(Baca: Riwayat Kecelakaan Kereta Api di Indonesia Sepanjang 2007-2025)
Berikut rincian rekomendasi KNKT terkait kecelakaan kereta api di Indonesia berdasarkan kategori selama periode 2007-2025:
- Pengawasan: 224 rekomendasi (60,2%)
- Prasarana: 65 rekomendasi (17,5%)
- Aturan: 64 rekomendasi (17,2%)
- Sarana: 19 rekomendasi (5,1%)
Sebelumnya, kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, sekitar pukul 20.53 WIB pada Senin (27/4/2026).
Kecelakaan tersebut melibatkan kereta rel listrik (KRL) dan Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya.
(Baca: Kecelakaan Lalu Lintas saat Mudik Lebaran Berkurang pada 2026)