Badan Pusat Statistik (BPS) mengestimasi rata-rata persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau di Indonesia mencapai 61,66%. Adapun persentase tertinggi yakni 86,68% dan provinsi dengan persentase terendah di angka 4,44%.
(Baca: Penduduk Kabupaten Nabire Mengeluarkan Rp127 per Kapita per Minggu untuk Membeli Ketupat Sayur)
DI Yogyakarta berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau sebanyak 86,68%. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 0,89% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berikutnya adalah Bali yang mencatatkan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau 85,99% lebih tinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau di provinsi ini naik 1,73% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau di Kalimantan Timur tercatat di angka 76,77%, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau di Sulawesi Tenggara tercatat di angka 76,67% dan Riau dengan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau 74,8%
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Rumah Tangga yang Memiliki Pengeluaran Telekomunikasi Periode 2014-2023)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau tertinggi pada 2024:
- DI Yogyakarta 86,68 %
- Bali 85,99 %
- Kalimantan Timur 76,77 %
- Sulawesi Tenggara 76,67 %
- Riau 74,8 %
- Sulawesi Utara 74,21 %
- Sumatera Utara 73,47 %
- Jawa Timur 73,4 %
- Gorontalo 72,04 %
- Sulawesi Selatan 71,86 %