- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur mencatat jumlah sekolah SMA di provinsi ini mencapai 241 unit pada tahun 2024. Berdasarkan data historis sepanjang 2018 hingga 2024, angka ini menunjukkan tren kenaikan konsisten setelah sempat terjadi penurunan kecil pada tahun 2020. Dibandingkan tahun 2023 yang tercatat 237 unit, terjadi penambahan sebanyak 4 unit sekolah SMA selama satu tahun terakhir. Secara peringkat nasional, posisi Kalimantan Timur untuk jumlah sekolah SMA juga membaik, bertahan di urutan 20 secara nasional pada tahun 2023 dan 2024 dari sebelumnya berada di kisaran urutan 21-23.
(Baca: Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp. 17.711 per Dolar AS (Selasa, 16 Juni 2026))
Dari total 241 unit sekolah SMA tahun 2024, sebanyak 146 unit merupakan SMA Negeri dan 95 unit merupakan SMA Swasta. Proporsi sekolah negeri mendominasi sebesar 60,6% dari total seluruh sekolah SMA di wilayah ini, sedangkan sekolah swasta mencakup 39,4% sisanya. Keduanya sama-sama mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya: SMA Negeri bertambah 1 unit dengan pertumbuhan 0,7%, sedangkan SMA Swasta bertambah 3 unit dengan pertumbuhan 3,3%.
Bersamaan dengan bertambahnya jumlah sekolah, jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun di Kalimantan Timur tercatat sebesar 191.440 jiwa pada tahun 2023. Angka ini meningkat sekitar 7.240 jiwa jika dibandingkan dengan kondisi pada tahun 2020. Secara peringkat nasional, jumlah populasi usia SMA ini juga terus membaik, naik dari urutan 20 pada tahun 2018 menjadi urutan 18 secara nasional pada tahun 2023.
BPS juga mencatat penambahan jumlah tenaga pendidik yang mengimbangi pertumbuhan jumlah sekolah. Total guru SMA di Kalimantan Timur mencapai 5.582 orang pada tahun 2024, meningkat 3,5% atau sebanyak 187 orang dibandingkan tahun 2023 yang hanya tercatat 5.395 orang guru. Pertumbuhan ini selaras dengan kenaikan jumlah siswa SMA yang mencapai 84.600 orang pada 2024 atau tumbuh 2,8% dalam setahun.
Dari total seluruh guru dan kepala sekolah SMA, sebanyak 4.427 orang bertugas di lingkungan SMA Negeri, sedangkan 1.155 orang bertugas di SMA Swasta. Pertumbuhan tenaga pendidik pada sekolah swasta tercatat lebih tinggi yaitu 4,5% dalam setahun terakhir, dibandingkan pertumbuhan 3,2% untuk tenaga pendidik di sekolah negeri.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.864 | +0.19 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |