Provinsi Kalimantan Tengah pada Januari 2026 mencatatkan volume ekspor total sebesar 3,39 juta ton. Sedangkan untuk ekspor menurut kelompok barang kode SITC (Standard International Trade Classification) 42 minyak dan lemak nabati, ekspor dari provinsi ini pada Januari 2026 dilaporkan turun menjadi 32,5 juta ton.
Turunnya nilai ekspor ini berkontribusi terhadap penurunan cadangan devisa dan nilai ekspor total yang sebelumnya dalam tren naik lima bulan terakhir. Bank Indonesia (BI) melaporkan, volume ekspor bulanan pada Januari 2025 silam yang tercatat lebih tinggi yakni 86,55 juta ton.
(Baca: Volume Ekspor Batu Bara Kokas dan Briket Provinsi Kalimantan Utara Januari 2026)
Kalimantan Tengah dalam rekap dokumen pabean impor mencatatkan 18 kelompok barang yang di ekspor dari provinsi ini. Barang-barang tersebut dikelompokkan dalam SITC 2 digit. Kelompok barang dengan volume ekspor tertinggi yakni volume ekspor SITC kode 32 batu bara, kokas dan briket .
(Baca: Provinsi Bali Ekspor 531,67 Ribu Ton Benang Tenun Kain Tekstil dan Hasil Hasilnya)
Data historis 13 bulan terakhir, ekspor dari Kalimantan Tengah dengan volume tertinggi pernah dicatatkan pada Juli 2025 sebesar 90,67 juta ton dan terendahnya terjadi pada April 2025 dengan volume ekspor 24 juta ton.
Berikut ini adalah ekspor dari provinsi Kalimantan Tengah menurut kode SITC 2 digit dengan volume ekspor tertinggi per Januari 2026:
- SITC kode 32 batu bara, kokas dan briket 2,05 miliar ton
- SITC kode 32 batu bara, kokas dan briket 2,05 miliar ton
- SITC kode 24 kayu dan gabus 50,27 juta ton
- SITC kode 24 kayu dan gabus 50,27 juta ton
- SITC kode 42 minyak dan lemak nabati 32,5 juta ton
- SITC kode 42 minyak dan lemak nabati 32,5 juta ton
- SITC kode lain lain 12,28 juta ton
- SITC kode lain lain 12,28 juta ton
- SITC kode 23 karet mentah, sintetis dan pugaran 2,21 juta ton
- SITC kode 23 karet mentah, sintetis dan pugaran 2,21 juta ton