Inilah Produk yang Banyak Diimpor Indonesia dari Peru pada 2023


Nama Data | Nilai |
---|---|
Kakao | 33.164 |
Buah yang bisa dimakan | 19.956 |
Pupuk | 8.580 |
Seng | 5.364 |
Bijih; pukulan | 2.563 |
Ekstrak penyamakan atau pewarnaan; tanin | 1.494 |
Pesawat terbang; pesawat ruang angkasa; | 1.450 |
Lac; gusi; resin | 1.341 |
Produk Farmasi | 1.137 |
Residu | 878 |
- A Font Kecil
- A Font Sedang
- A Font Besar
Indonesia membukukan impor dengan Peru sebesar US$ 77 juta data per Desember 2023. Nilai turun drastis 31.13% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 111,81 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Peru, impor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah impor Indonesia adalah US$ 52,72 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 111,81 juta.
(Baca: Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Guyana pada 2023)
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Peru, 42 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, dari negara ini terdapat 31 produk utama Indonesia yang diimpor setiap tahun. Artinya, ada ketergantungan cukup besar untuk produk-produk impor tersebut. Lainnya, sebagian besar produk merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Peru. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Persiapan kakao dan kakao
- Buah dan kacang -kacangan yang dapat dimakan
- Pupuk
- Seng
- Bijih, terak dan abu
Di urutan pertama, Indonesia banyak mengimpor Persiapan kakao dan kakao. Dalam klasifikasi tradmap, Persiapan kakao dan kakao masuk kategori produk HS dengan kode 18.
Pada 2023, Indonesia tercatat mengimpor sebanyak US$ 33,16 juta. Nilai impor Persiapan kakao dan kakao ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 47.200 ribu.
(Baca: Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Korea pada 2023)
Masuk dalam kode HS 08, Buah dan kacang -kacangan yang dapat dimakan merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan kulit buah atau melon jeruk. Indonesia mengimpor sebanyak US$ 19,96 juta.
Indonesia juga tercatat banyak mengimpor Pupuk dari Peru. Nilai impor produk ini pada 2023 senilai US$ 8,58 juta. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 28.411 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor Pupuk dari -4 negara. Impor Pupuk dari negara ini merupakan yang terbesar. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Pupuk adalah Cina, Kanada, Amerika Serikat, Maroko dan Arab Saudi.
Seng dalam klasifikasi Trademap masuk kategori produk HS dengan kode 79. Indonesia mengimpor US$ 5,36 juta. Indonesia melakukan impor produk ini berasal dari satu negara. Impor Seng dari Peru tercatat merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Korea, Republik, Belgia, Belanda, Spanyol dan Kanada.
Produk lainnya, Indonesia juga tercatat banyak mengimpor Bijih, terak dan abu dari Peru. Nilai impor produk ini pada 2023 senilai US$ 2,56 juta. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya impor dari negara ini. Produk ini diperoleh dengan mendatangkannya dari satu negara. Impor Bijih, terak dan abu dari Peru tercatat merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah Brazil, Chili, Afrika Selatan dan Kanada.