Impor Bijih Indonesia dari Senegal. Naik Menjadi US$ 0,32 Juta

1
Agus Dwi Darmawan 20/03/2026 16:04 WIB
Image Loader
Memuat...
Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Senegal. pada 2023
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indonesia membukukan impor dengan Senegal. US$ 0,77 juta data per Desember 2023. Nilai tersebut semakin jatuh 7,47% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 0,83 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Senegal. impor dalam 10 tahun terakhir telah banyak berkurang. Terendah impor Indonesia adalah US$ 0,26 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 9,27 juta.

(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Barat 2015 - 2024)

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Senegal. 39 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, dari negara ini terdapat enam produk utama Indonesia yang diimpor setiap tahun. Artinya, ada ketergantungan cukup besar untuk produk-produk impor tersebut. Lainnya, sebagian besar produk merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Senegal. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Bijih, terak, dan abu.
  2. Bijih, terak, dan abu. dengan kode HS 26. Impor produk ini dari Senegal. berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengimpor sebanyak US$ 0,32 juta. Nilai impor Bijih, terak, dan abu. ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 256 ribu.

  3. Ikan dan krustasea, moluska, dan invertebrata air lainnya.
  4. Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Ikan dan krustasea, moluska, dan invertebrata air lainnya. Nilai impor dari Senegal. pada 2023 tercatat US$ 0,27 juta. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 216 ribu.

  5. Aluminium.
  6. Impor Aluminium. dari Senegal. saat ini merupakan yang terbesar. Dari negara ini, Indonesia melakukan impor sebanyak US$ 0,17 juta. Negara lainnya yang menjadi andalan impor Aluminium. dengan nilai terbesar adalah China, Jerman. Amerika Serikat. Kanada. dan Italia.

  7. Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik
  8. (Baca: Persentase Penduduk yang tidak Memiliki Akses Jaminan Kesehatan Periode 2018-2024)

    Impor produk lainnya adalah Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik senilai US$ 12 ribu. Nilai impor produk ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 163 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik dari -4 negara. Impor Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik dari negara ini merupakan yang terbesar. Negara lain yang masuk lima besar suplier produk impor ini ke Indonesia adalah China, Jerman. Amerika Serikat. Jepang. dan Italia..

  9. Alat, perkakas, peralatan makan, sendok, dan garpu, dari logam dasar
  10. Masuk dalam kode HS 82, Alat, perkakas, peralatan makan, sendok, dan garpu, dari logam dasar merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan bagian-bagian dari logam dasar. Dari negara ini, Indonesia mengimpor sebanyak US$ 1 ribu. Selain Senegal. Indonesia juga mengandalkan impor Alat, perkakas, peralatan makan, sendok, dan garpu, dari logam dasar dari Cina. Jerman. Amerika Serikat. Jepang. dan Taipei, Tiongkok. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari -4 negara lainnya.

Data Populer

Loading...