Indonesia membukukan impor dengan Yordania sebesar US$ 218,95 juta data per Desember 2021. Nilai tersebut naik 30,85% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 167,33 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Yordania, impor dalam 10 tahun terakhir telah banyak berkurang. Terendah impor Indonesia adalah US$ 152,55 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 342,1 juta.
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Yordania, 0,04 ribu produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Kebanyakan produk impor dari tempat ini, merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain yang jumlahnya tercatat ada 0,03 ribu produk.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Yordania. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Garam
Di urutan pertama, Indonesia banyak mengimpor Garam. Dalam klasifikasi tradmap, Garam masuk kategori produk HS dengan kode 25. Produk ini merupakan jenis barang impor yang dikelompokkan bersama dengan sulfur, Bumi dan Batu dan Bahan plesteran, jeruk nipis dan semen
Pada 2021, Indonesia tercatat mengimpor sebanyak US$ 126,46 juta. Nilai impor Garam;sulfur;Bumi dan Batu;Bahan plesteran, jeruk nipis dan semen ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 122,57 juta.
- Pupuk
Di urutan kedua, impor Indonesia paling banyak adalah produk Pupuk. Nilai impor dari Yordania pada 2021 tercatat US$ 87.863 ribu. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 39.879 ribu.
- Bahan kimia anorganik
Untuk produk Masuk dalam kode HS 28, Bahan kimia anorganik merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan dan Senyawa organik atau anorganik dari logam mulia, dari logam langka-bumi ,.. Indonesia mengimpor sebanyak US$ 2.286 ribu. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor Bahan kimia anorganik dari 66 negara. Impor Bahan kimia anorganik dari negara ini berada di urutan 26. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Bahan kimia anorganik adalah Cina, Jepang, Korea, Republik, Amerika Serikat dan India.
- Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan
Produk lainnya , Indonesia banyak mengimpor Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan dari Yordania. Nilai impor produk ini tercatat US$ 617 ribu. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 718 ribu. Impor Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan dari Yordania tercatat berada di urutan 25. Selain negara tersebut, impor terbesar Artikel -artikel aksesoris pakaian dan pakaian, rajutan atau rajutan berasal dari Cina, Bangladesh, Vietnam, Turki dan Kamboja. Indonesia juga tercatat mengimpor produk ini dari 82 negara. .
- Bahan kimia organik
Di urutan berikutnya , Indonesia banyak mengimpor Bahan kimia organik dari Yordania. Nilai impor produk ini tercatat senilai US$ 562 ribu. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya impor dari negara ini. Data Trademap memperlihatkan aktivitas dagang Indonesia mengimpor Bahan kimia organik dari 67 negara. Impor Bahan kimia organik dari negara ini berada di urutan 46. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Bahan kimia organik adalah Cina, Singapura, Malaysia, India dan Thailand.