Provinsi Kalimantan Barat pada Februari 2026 mencatatkan volume ekspor total sebesar 359,77 ribu ton. Sedangkan untuk ekspor menurut kelompok barang kode SITC (Standard International Trade Classification) 09 hasil olahan makanan lainnya, ekspor dari provinsi ini pada Februari 2026 dilaporkan turun menjadi 166,61 ribu ton.
Turunnya nilai ekspor ini melanjutkan tren kondisi lima bulan terakhir yang sedang turun. Bank Indonesia (BI) melaporkan, volume ekspor bulanan pada Februari 2025 silam yang tercatat lebih tinggi yakni 258,52 ribu ton.
(Baca: Volume Ekspor SITC Kode 42 Minyak dan Lemak Nabati Periode 2020-2026)
Kalimantan Barat dalam rekap dokumen pabean impor mencatatkan 22 kelompok barang yang di ekspor dari provinsi ini. Barang-barang tersebut dikelompokkan dalam SITC 2 digit. Kelompok barang dengan volume ekspor tertinggi yakni volume ekspor SITC kode lain lain .
(Baca: Provinsi Jawa Timur Ekspor 27,62 Juta Ton Barang Barang dari Mineral Bukanligam)
Data historis 13 bulan terakhir, ekspor dari Kalimantan Barat dengan volume tertinggi pernah dicatatkan pada Mei 2025 sebesar 826,07 ribu ton dan terendahnya terjadi pada Februari 2026 dengan volume ekspor 166,61 ribu ton.
Berikut ini adalah ekspor dari provinsi Kalimantan Barat menurut kode SITC 2 digit dengan volume ekspor tertinggi per Februari 2026:
- SITC kode lain lain 241,81 juta ton
- SITC kode 27 pupuk dan mineral alam lainnya 84,9 juta ton
- SITC kode 42 minyak dan lemak nabati 59,31 juta ton
- SITC kode 29 bahan nabati dan hewani lainnya 31,61 juta ton
- SITC kode 05 buah-buahan dan sayur-sayuran 14,42 juta ton
- SITC kode 43 olahan minyak dan lemak nabati dan hewani 8,7 juta ton
- SITC kode 23 karet mentah, sintetis dan pugaran 7,94 juta ton
- SITC kode 24 kayu dan gabus 615,63 ribu ton
- SITC kode 03 ikan, kerang-kerangan, moluska dan olahannya 219,32 ribu ton
- SITC kode 09 hasil olahan makanan lainnya 166,61 ribu ton