- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan tren penambahan stabil sepanjang periode 2018-2024. Dari 588 unit pada 2018, jumlah sekolah bertahap meningkat hingga mencapai 620 unit pada tahun 2024. Terdapat penambahan 7 unit sekolah SMA pada 2024 dibanding tahun sebelumnya, sedangkan data resmi tahun 2025 belum tercatat pada publikasi ini.
(Baca: Jumlah Perceraian di Riau Periode 2019-2024)
Berdasarkan data pendukung tahun 2024, dari total seluruh sekolah SMA, 330 unit merupakan SMA Negeri dan 290 unit merupakan SMA Swasta. SMA Negeri mendominasi dengan porsi 53,2% dari total sekolah, sementara SMA Swasta menyumbang 46,8% sisanya. Pada tahun tersebut jumlah SMA Negeri stagnan tanpa penambahan, sedangkan SMA Swasta mencatat kenaikan 2,5% atau bertambah 7 unit dibanding 2023.
Untuk penduduk usia sekolah 16-18 tahun, data terakhir tahun 2023 tercatat sebanyak 448.649 jiwa. Angka ini meningkat sekitar 18.049 jiwa dibandingkan catatan tahun 2019. Secara nasional, Sumatera Selatan secara konsisten menempati urutan ke-7 untuk indikator jumlah penduduk usia sekolah SMA ini sepanjang seluruh periode data yang tersedia.
(Baca: Statistik Produktivitas Padi 38 Provinsi Periode 2018-2024)
Pada tahun 2024, total jumlah guru SMA di provinsi ini tercatat 15.475 orang, hanya mengalami kenaikan sangat kecil 0,1% dibanding tahun 2023. Terdapat perbedaan tren tenaga pendidik: jumlah guru dan kepala sekolah SMA Negeri justru turun 0,3% menjadi 12.140 orang, sedangkan tenaga pendidik SMA Swasta naik 1,8% menjadi 3.335 orang pada tahun yang sama.
Secara keseluruhan data menunjukkan pertumbuhan ekosistem pendidikan SMA di Sumatera Selatan saat ini sebagian besar didorong oleh sektor swasta. Tren ini selaras dengan laju pertumbuhan jumlah sekolah, siswa maupun tenaga pendidik pada sekolah swasta yang secara konsisten jauh lebih tinggi dibandingkan sekolah negeri dalam tiga tahun terakhir.