Mohon maaf, telah terjadi kesalahan
Untuk sementara, data ini tidak dapat ditampilkan. Kami sedang berusaha memperbaikinya.
Kembali ke Home- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat data historis jumlah sekolah SMA di Provinsi Maluku menunjukkan tren peningkatan secara bertahap dari tahun 2018 hingga 2024. Pada 2018, jumlah sekolah SMA di Maluku sebesar 279 unit, dan meningkat menjadi 292 unit pada 2024, dengan penambahan 4 unit dibanding tahun sebelumnya (2023: 288 unit). Secara nasional, Provinsi Maluku tetap berada di peringkat 17 untuk jumlah sekolah SMA selama periode 2018-2024, tanpa perubahan urutan.
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja dan Persentase Pengangguran di Kota Palangkaraya)
Dari data pendukung BPS, pada tahun 2024, jumlah sekolah SMA Negeri di Maluku sebesar 216 unit, mengalami kenaikan 0.5% dibanding tahun 2023 (215 unit). Sementara itu, sekolah SMA Swasta berjumlah 76 unit, naik 4.1% dari 73 unit tahun sebelumnya. Secara persentase, sekolah SMA Negeri mendominasi dengan sekitar 74% dari total sekolah SMA di Maluku, sedangkan SMA Swasta hanya sekitar 26%.
Perbandingan jumlah sekolah SMA dengan jumlah penduduk usia sekolah 16-18 tahun di Maluku menunjukkan kondisi stabil pada populasi target. Pada tahun 2023, jumlah penduduk usia ini sebesar 104.600 jiwa, sedikit naik dari 103.895 jiwa di 2022. Secara nasional, Maluku berada di peringkat 26 untuk jumlah penduduk usia ini pada 2023, kembali ke posisi semula setelah berada di peringkat 27 pada 2021-2022.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Banjar | 2024)
Data pendukung juga menunjukkan jumlah guru SMA di Maluku tahun 2024 sebesar 6.643 orang, mengalami penurunan 1.2% dibanding tahun 2023 (6.721 orang). Guru SMA Negeri meningkat 0.9% menjadi 5.533 orang, sedangkan guru SMA Swasta turun 10.2% menjadi 1.110 orang. Selain itu, Angka Partisipasi Murni (APM) SMA di 2025 turun menjadi 66% dari 69% tahun sebelumnya, dengan penurunan sebesar 4.8%.