Kemendikbud merilis data hasil seleksi masuk SMA jalur prestasi raport Provinsi Jawa Barat tahun 2025, khusus untuk 10 calon siswa dengan urutan nilai akhir terendah yang masih lolos ke SMAN 13 Kota Depok. Pada kolom nilai ujian terstandar, data menunjukkan nilai minimal yang diperoleh kelompok ini berada di rentang 180 hingga 200 poin. Rata-rata nilai ujian terstandar dari 10 siswa ini adalah 194 poin, dengan nilai terendah sebesar 180 poin. Terdapat pola dimana nilai tes terstandar rendah dapat tertolong nilai raport yang baik, begitu pula sebaliknya nilai tes tinggi dapat tertarik turun akibat catatan raport yang kurang maksimal.
Mulai tahun 2025, pemerintah daerah khususnya Jawa Barat, menerapkan skema baru dalam sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui jalur prestasi. Untuk jalur prestasi ke jenjang SMA, parameter seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor sebagai hasil akhir.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat kali ini melakukan uji tes terstandar bagi seluruh siswa yang mendaftar. Untuk SPMB jalur prestasi akademik rapor, pembobotannya adalah 50% nilai rata-rata rapor ditambah dengan 50% nilai hasil tes terstandar.
(Baca: Nilai Minimal Tes Terstandar Masuk ke SMA12 Kota Depok | 2025)
Perubahan skema ini dilakukan sebagai tindak lanjut ditemukannya beberapa kasus pengelembungan nilai sehingga nilai rapor tidak lagi dianggap sebagai penilaian yang objektif. Untuk masuk lewat jalur prestasi, siswa wajib mengikuti tes terstandar versi Disdik Jabar dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) versi Kemendikdasmen.
(Baca: Nilai Tertinggi Jalur Prestasi Masuk ke SMA NEGERI 15 DEPOK | 2025)
Berikut adalah daftar siswa yang berhasil lolos masuk ke SMAN 13 Kota Depok melalui jalur prestasi. Siswa yang tercatat dalam daftar ini menempati urutan 10 besar terbawah nilai akhir keseluruhan, namun tetap memenuhi ambang batas kelulusan seleksi. Tes terstandar yang diikuti menggunakan sistem 30 butir soal dengan bobot 10 poin per butir, sehingga skor maksimal yang dapat dicapai adalah 300 poin.
Ardine Anindya Ilham
Siswa asal SMP Negeri 7 Depok ini menempati urutan nilai 27, dengan jarak tempat tinggal 630,7 meter dari sekolah tujuan. Dalam tes terstandar, Ardine berhasil mendapatkan nilai 200.
Skor Nilai Raport: 450.182
Nilai Ujian Terstandar: 200
Nilai Akhir: 325.09
Fitri Yusmi Ayu
Berasal dari SMP Negeri 7 Depok, Fitri berada di urutan nilai 28. Jarak rumahnya dengan SMAN 13 Depok adalah 947,7 meter. Ia memperoleh nilai tes terstandar sebesar 200 poin.
Skor Nilai Raport: 452.091
Nilai Ujian Terstandar: 200
Nilai Akhir: 326.05
Fathur Rohman
Lulusan SMP Harapan Bangsa ini menempati urutan 29, dengan jarak rumah 602,2 meter menuju sekolah pilihannya. Fathur mendapatkan nilai tes terstandar 200 poin.
Skor Nilai Raport: 443.818
Nilai Ujian Terstandar: 200
Nilai Akhir: 321.91
Devina Aulia Zahra
Siswa dari Mts Negeri 18 Jakarta ini menempati urutan 30, dengan jarak tempat tinggal sejauh 1,93 km dari SMAN 13 Kota Depok. Ia berhasil meraih nilai tes terstandar 200 poin.
Skor Nilai Raport: 448.625
Nilai Ujian Terstandar: 200
Nilai Akhir: 324.31
Reyqa Lubna Zahira Kurniawan
Lulusan SMP Negeri 7 Depok ini berada di urutan 31, dengan jarak rumah 1,07 km menuju sekolah. Reyqa mendapatkan nilai tes terstandar sebesar 200 poin.
Skor Nilai Raport: 439.0
Nilai Ujian Terstandar: 200
Nilai Akhir: 319.5
Najla Janeeta
Berasal dari SMP Negeri 7 Depok, Najla menempati urutan nilai 32. Jarak tempat tinggalnya dengan sekolah adalah 864,9 meter. Ia memperoleh nilai tes terstandar 200 poin.
Skor Nilai Raport: 443.818
Nilai Ujian Terstandar: 200
Nilai Akhir: 321.91
Fathir Ramdhani Yusuf
Siswa asal SMP Negeri 11 ini berada di urutan 33, dengan jarak rumah sejauh 1,19 km dari SMAN 13 Depok. Fathir mendapatkan nilai tes terstandar 190 poin.
Skor Nilai Raport: 453.364
Nilai Ujian Terstandar: 190
Nilai Akhir: 321.68
Adilla Noviyani Putri
Lulusan SMP Negeri 15 Depok ini menempati urutan 34, dengan jarak tempat tinggal 779 meter menuju sekolah tujuan. Adilla meraih nilai tes terstandar sebesar 190 poin.
Skor Nilai Raport: 446.364
Nilai Ujian Terstandar: 190
Nilai Akhir: 318.18
Azhar Yusuf Tamiir Musyafa
Siswa asal SMP Negeri 7 Depok ini berada di urutan 35, dengan jarak rumah 1,68 km dari sekolah pilihannya. Azhar mendapatkan nilai tes terstandar 180 poin.
Skor Nilai Raport: 458.909
Nilai Ujian Terstandar: 180
Nilai Akhir: 319.45
Reisha Dwi Anggraini
Lulusan MTSN 18 Jakarta Timur ini menempati urutan terakhir yaitu 36, dengan jarak tempat tinggal sejauh 4,32 km dari SMAN 13 Kota Depok. Reisha meraih nilai tes terstandar 180 poin.
Skor Nilai Raport: 454.312
Nilai Ujian Terstandar: 180
Nilai Akhir: 317.16
Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa sistem bobot ganda yang diterapkan tahun 2025 mampu menyaring kemampuan siswa secara lebih adil, dimana tidak hanya catatan raport selama 3 tahun SMP yang menjadi penentu tunggal kelulusan seleksi masuk SMA.