Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Mempawah pada tahun 2024 tercatat sebesar 170477 Rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 1,7 persen dibandingkan tahun 2023 yang sebelumnya mencatatkan nilai 173396 Rupiah per kapita per bulan. Sepanjang periode pengamatan tujuh tahun terakhir, tercatat pergerakan nilai pengeluaran ini pernah menyentuh pengeluaran tertinggi pada tahun 2023 sebelum mengalami penurunan pada tahun berikutnya.
(Baca: Harga Cabai Rawit Hijau di Maluku Utara Termahal Nasional (Selasa, 23 Juni 2026))
Sepanjang data historis tahun 2018 sampai 2024, pengeluaran makanan dan minuman jadi di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2018 nilai tercatat 136010 Rupiah, lalu naik sebesar 4,1 persen pada tahun 2019. Kemudian terjadi penurunan dua tahun berturut turut yaitu pada tahun 2020 sebesar 8,1 persen dan tahun 2021 sebesar 5,2 persen. Setelah periode itu terjadi kenaikan sangat besar sebesar 28,5 persen pada tahun 2022, dilanjutkan kenaikan 9,3 persen pada tahun 2023 sebelum akhirnya turun sedikit pada tahun 2024.
Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi ini menyumbang sekitar 14 persen dari total rata-rata pengeluaran per kapita sebulan masyarakat Kabupaten Mempawah yang mencapai 1210958 Rupiah pada tahun 2024. Nilai ini juga berada dibawah pengeluaran masyarakat untuk rokok dan tembakau yang tercatat mencapai 125687 Rupiah per kapita per bulan, serta lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk sabun mandi yang mencapai 42768 Rupiah per kapita setiap bulannya.
Berdasarkan peringkat seprovinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Mempawah berada di urutan ke 8 dari 14 kabupaten dan kota yang ada untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024. Peringkat ini tidak mengalami perubahan dibandingkan posisi tahun sebelumnya. Di atas Kabupaten Mempawah secara berurutan terdapat Kota Pontianak, Kabupaten Sambas, Kota Singkawang, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Sintang dan Kabupaten Ketapang.
Kota Pontianak
Kota Pontianak menempati urutan pertama seluruh wilayah Kalimantan Barat untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 dengan nilai 326038 Rupiah per kapita per bulan. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 12,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran keseluruhan masyarakat Kota Pontianak juga tercatat yang tertinggi di provinsi ini yaitu sebesar 2270782 Rupiah per kapita per bulan, dengan pertumbuhan sebesar 9 persen dibandingkan tahun 2023. Posisi peringkat Kota Pontianak tidak berubah dan tetap mendominasi seluruh indikator pengeluaran masyarakat di provinsi Kalimantan Barat.
(Baca: )
Kabupaten Sambas
Kabupaten Sambas menempati urutan kedua seprovinsi untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 dengan nilai 285566 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan tertinggi untuk kategori ini sebesar 22,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total pengeluaran masyarakat Kabupaten Sambas tercatat sebesar 1301904 Rupiah per kapita per bulan, berada di urutan ke 12 untuk total pengeluaran keseluruhan. Pertumbuhan nilai pengeluaran makanan dan minuman jadi di wilayah ini menjadi yang tercepat dibandingkan seluruh kabupaten dan kota lain di Kalimantan Barat.
Kota Singkawang
Kota Singkawang tercatat berada di urutan ketiga seprovinsi untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 dengan nilai 228733 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mengalami penurunan sedikit sebesar 3,7 persen dibandingkan nilai tahun sebelumnya. Total pengeluaran keseluruhan masyarakat Kota Singkawang tercatat sebesar 1711527 Rupiah per kapita per bulan dan tetap menempati urutan kedua seprovinsi untuk total pengeluaran masyarakat. Penurunan pada kategori makanan dan minuman jadi ini tidak mempengaruhi posisi peringkat keseluruhan pengeluaran wilayah ini.
Kabupaten Sekadau
Kabupaten Sekadau menempati urutan keempat seprovinsi untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2024 dengan nilai 189417 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 31,7 persen untuk kategori ini, menjadi pertumbuhan tertinggi di seluruh wilayah Kalimantan Barat pada tahun 2024. Total pengeluaran keseluruhan masyarakat Kabupaten Sekadau tercatat sebesar 1471871 Rupiah per kapita per bulan, dan berhasil naik 6 peringkat dari posisi tahun sebelumnya menjadi urutan keenam seprovinsi untuk total pengeluaran masyarakat.