Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Aceh Tenggara pada tahun 2024 tercatat sebesar 173707 Rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 6,9 persen dibandingkan tahun 2023, dengan selisih penurunan mencapai 12875 Rupiah per orang setiap bulannya. Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Lembata 1,37 Persen)
Sepanjang periode pengamatan 2018 sampai 2024, nilai pengeluaran kategori ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2019 sempat turun 15,4 persen, kemudian naik kembali 22,1 persen pada tahun 2020. Pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2022 dengan nilai 195938 Rupiah per kapita per bulan, sebelum kemudian mengalami penurunan dua tahun berturut-turut hingga tahun 2024.
Dari seluruh pengeluaran rumah tangga, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang sebagian kecil dari total belanja masyarakat. Untuk tahun 2024, total pengeluaran per kapita per bulan masyarakat kabupaten ini mencapai 1131405 Rupiah. Artinya pengeluaran kategori aneka barang dan jasa hanya menyumbang sekitar 15,3 persen dari seluruh belanja rumah tangga.
Secara peringkat se-provinsi Aceh, Kabupaten Aceh Tenggara menempati urutan ke 20 dari 23 kabupaten dan kota yang ada untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Secara nasional, wilayah ini menempati peringkat ke 411 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, dan urutan ke 123 di seluruh wilayah Pulau Sumatera.
Untuk perbandingan dengan wilayah tetangga, lima kabupaten dengan pengeluaran aneka barang dan jasa tertinggi di Aceh tahun 2024 berturut-turut adalah Kota Sabang dengan 429857 Rupiah, Kota Banda Aceh 397296 Rupiah, Kabupaten Bener Meriah 362409 Rupiah, Kabupaten Nagan Raya 350715 Rupiah, dan Kota Lhokseumawe 310446 Rupiah. Seluruh wilayah teratas ini mencatat nilai pengeluaran lebih dari dua kali lipat nilai yang tercatat di Kabupaten Aceh Tenggara.
Kota Banda Aceh
Kota Banda Aceh secara konsisten menempati urutan teratas provinsi Aceh untuk hampir seluruh kategori pengeluaran rumah tangga. Pada tahun 2024, total pengeluaran per kapita per bulan di wilayah ini mencapai 2671363 Rupiah, dengan komposisi pengeluaran makanan sebesar 1125491 Rupiah dan pengeluaran bukan makanan mencapai 1545872 Rupiah. Wilayah ini mencatat pertumbuhan total pengeluaran sebesar 15,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikannya wilayah dengan pertumbuhan konsumsi tertinggi di seluruh provinsi Aceh tahun 2024.
(Baca: Statistik Volume Ekspor SITC Kode 11 Minuman Periode 2023-2026)
Kabupaten Nagan Raya
Kabupaten Nagan Raya menempati urutan kedua se-provinsi Aceh untuk total pengeluaran rumah tangga tahun 2024. Meskipun demikian, wilayah ini mencatat penurunan total pengeluaran sebesar 11,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, terutama didorong penurunan pengeluaran makanan yang mencapai 17,5 persen. Total pengeluaran per kapita per bulan di wilayah ini tercatat 1899607 Rupiah, dengan pengeluaran makanan masih mendominasi lebih dari 60 persen dari seluruh belanja masyarakat.
Kota Lhokseumawe
Kota Lhokseumawe mencatat pertumbuhan konsumsi yang positif pada tahun 2024, dengan total pengeluaran per kapita per bulan mencapai 1828454 Rupiah. Wilayah ini mencatat pertumbuhan total pengeluaran sebesar 13,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan pengeluaran bukan makanan mencapai 23,6 persen menjadi 979757 Rupiah. Perkembangan ini membuat Kota Lhokseumawe naik satu peringkat menjadi urutan ketiga se-provinsi Aceh untuk kategori total pengeluaran rumah tangga.
Kabupaten Bener Meriah
Kabupaten Bener Meriah menempati urutan keempat se-provinsi Aceh untuk total pengeluaran rumah tangga tahun 2024. Total pengeluaran per kapita per bulan di wilayah ini tercatat 1759217 Rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini juga mencatat pertumbuhan pengeluaran untuk aneka barang dan jasa sebesar 16,9 persen, menjadikannya salah satu wilayah dengan pertumbuhan kategori ini tertinggi di seluruh provinsi Aceh pada tahun terakhir pengamatan.