Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kota Sawahlunto pada tahun 2024 sebesar 297.569 Rupiah per kapita per bulan. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 7,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, di mana nilai pengeluaran tahun 2023 sebesar 320.253 Rupiah per kapita per bulan. Selisih pengeluaran antara tahun 2024 dan 2023 mencapai minus 22.683 Rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Ciamis | 2024)
Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kota Sawahlunto mengalami fluktuasi selama tujuh tahun terakhir. Pada tahun 2018, nilai pengeluaran sebesar 206.878 Rupiah per kapita per bulan, lalu sedikit turun menjadi 199.206 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2019. Tahun 2020 hingga 2022, pengeluaran terus naik secara bertahap, mencapai pengeluaran tertinggi pada tahun 2022 sebesar 377.155 Rupiah per kapita per bulan. Setelah itu, pengeluaran mengalami penurunan berturut-turut pada tahun 2023 dan 2024.
Data pendukung menunjukkan pengeluaran masyarakat Kota Sawahlunto untuk aneka barang dan jasa didominasi oleh beberapa kategori. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan jadi mencapai 259.042 Rupiah, diikuti oleh rokok dan tembakau sebesar 150.067 Rupiah, sabun mandi sebesar 91.172 Rupiah, kecantikan sebesar 78.572 Rupiah, dan perawatan sebesar 67.678 Rupiah. Kategori makanan jadi memiliki nilai pengeluaran tertinggi dibandingkan kategori lain dalam aneka barang dan jasa.
Berdasarkan data perbandingan dari BPS, Kota Sawahlunto menempati rank ke-3 di antara kabupaten/kota seprovinsi Sumatera Barat untuk pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Wilayah yang menempati rank lebih tinggi adalah Kota Bukit Tinggi (rank 1) dengan pengeluaran 334.553 Rupiah per kapita per bulan dan Kota Padang Panjang (rank 2) dengan 306.429 Rupiah per kapita per bulan. Di tingkat pulau Sumatera, Kota Sawahlunto berada di rank ke-32, dan di tingkat nasional berada di rank ke-138.
Kota Bukit Tinggi mengalami pertumbuhan pengeluaran aneka barang dan jasa yang signifikan pada tahun 2024, sebesar 31,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Padang Panjang mengalami peningkatan sedikit sebesar 8,2 persen, sedangkan Kota Padang mengalami penurunan sedikit sebesar 1,3 persen. Kota Pariaman mencatat pertumbuhan tertinggi di antara kabupaten/kota seprovinsi sebesar 34,1 persen, sedangkan Kota Payakumbuh mengalami penurunan sebesar 13,4 persen.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Samosir 0,89%)
Kota Padang
BPS mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Padang pada tahun 2024 sebesar 1.974.416 Rupiah, mengalami penurunan sedikit sebesar 0,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Padang sebesar 922.710 Rupiah, naik sebesar 10,6 persen dari tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 1.051.706 Rupiah, naik sebesar 2,1 persen. Kota Padang menempati rank ke-2 di antara kabupaten/kota seprovinsi Sumatera Barat untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan, serta rank ke-2 untuk pengeluaran makanan.
Kota Bukit Tinggi
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Bukit Tinggi tahun 2024 sebesar 1.869.269 Rupiah, naik sebesar 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sebesar 906.613 Rupiah, naik sebesar 20,4 persen, sedangkan pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 962.655 Rupiah, naik sebesar 11,7 persen. Kota Bukit Tinggi menempati rank ke-3 untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan, serta rank ke-3 untuk pengeluaran makanan di provinsi Sumatera Barat.
Kota Padang Panjang
Kota Padang Panjang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan tertinggi di provinsi Sumatera Barat tahun 2024, sebesar 2.182.054 Rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 19,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sebesar 1.239.644 Rupiah, naik sebesar 63,8 persen dari tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 942.409 Rupiah, naik sebesar 11,2 persen. Kota Padang Panjang menempati rank ke-1 untuk kedua kategori pengeluaran tersebut di provinsi.
Kota Payakumbuh
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Payakumbuh tahun 2024 sebesar 1.741.595 Rupiah, mengalami penurunan sebesar 13,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan sebesar 853.205 Rupiah, naik sebesar 11,3 persen, sedangkan pengeluaran untuk bukan makanan sebesar 888.390 Rupiah, naik sebesar 9,7 persen. Kota Payakumbuh menempati rank ke-4 untuk pengeluaran makanan dan bukan makanan, serta rank ke-5 untuk pengeluaran makanan di provinsi Sumatera Barat.