Pengeluaran untuk kecantikan di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, menunjukkan peningkatan signifikan pada tahun 2024. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pengeluaran mencapai Rp19.618 per kapita per bulan, meningkat 30,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika dibandingkan dengan pengeluaran total masyarakat Muna Barat, alokasi untuk kecantikan masih relatif kecil. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa mencapai Rp831.271, sementara untuk makanan Rp468.727 dan bukan makanan Rp362.544. Meski demikian, pertumbuhan pengeluaran kecantikan yang cukup tinggi menunjukkan adanya peningkatan kesadaran atau prioritas terhadap perawatan diri di kalangan masyarakat.
(Baca: Harga Cabai Rawit Hijau di Pasar Tradisional Periode Desember 2024-2025)
Secara historis, pengeluaran untuk kecantikan di Muna Barat cenderung fluktuatif. Sempat mengalami penurunan 9,2 persen pada tahun 2020, kemudian melonjak 32,1 persen pada tahun 2021. Pengeluaran tertinggi tercatat pada tahun 2024 ini.
Dalam skala provinsi, Kabupaten Muna Barat berada di peringkat 12 dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara dalam hal pengeluaran untuk kecantikan. Kota Kendari menduduki peringkat pertama dengan nilai Rp63.842, diikuti Kabupaten Kolaka Utara Rp58.503, dan Kota Bau Bau Rp47.901. Secara nasional, Muna Barat berada di peringkat 459.
Jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Sulawesi Tenggara, Kota Kendari mencatatkan pengeluaran kecantikan tertinggi tahun 2024, yaitu Rp63.842 dengan pertumbuhan 12,5 persen. Kabupaten Kolaka Utara berada di urutan kedua dengan Rp58.503 dan pertumbuhan 30,5 persen. Kota Bau Bau berada di urutan ketiga dengan Rp47.901 dan pertumbuhan 13 persen. Kabupaten Konawe Utara justru mengalami penurunan pengeluaran kecantikan sebesar 28,5 persen.
(Baca: Jumlah Kepala Sekolah dan Guru SMA Swasta Periode 2016-2024)
Kota Kendari
Pengeluaran rata-rata per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Kendari mencapai Rp1.013.733 pada tahun 2024, meningkat 1,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Kendari menduduki peringkat pertama di Sulawesi Tenggara untuk kategori ini. Besarnya pengeluaran bukan makanan mencerminkan tingkat konsumsi yang tinggi untuk barang dan jasa selain kebutuhan pokok di ibu kota provinsi tersebut.
Kabupaten Konawe Utara
Kabupaten Konawe Utara menunjukkan angka pengeluaran rata-rata per kapita sebulan untuk makanan tertinggi di Sulawesi Tenggara, mencapai Rp812.097 pada tahun 2024. Peningkatan signifikan sebesar 8,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya menempatkan daerah ini sebagai yang terdepan dalam konsumsi makanan di antara kabupaten/kota lainnya. Hal ini bisa jadi indikasi dari pola konsumsi atau ketersediaan sumber daya pangan yang berbeda dibandingkan wilayah lain.
Kabupaten Kolaka Utara
Kabupaten Kolaka Utara mencatatkan pengeluaran rata-rata per kapita sebulan untuk bukan makanan sebesar Rp859.737 pada tahun 2024, naik 22,1 persen dari tahun sebelumnya. Peningkatan ini menempatkan Kolaka Utara pada peringkat ketiga di Sulawesi Tenggara untuk pengeluaran bukan makanan. Pertumbuhan yang cukup tinggi ini menunjukkan peningkatan daya beli dan perubahan prioritas konsumsi masyarakat di wilayah tersebut.
Kota Bau Bau
Pengeluaran rata-rata per kapita sebulan untuk makanan di Kota Bau Bau tercatat sebesar Rp496.616 pada tahun 2024, sedikit naik 1,5 persen dari tahun sebelumnya. Kota Bau Bau menduduki peringkat 12 di Sulawesi Tenggara untuk pengeluaran makanan. Data ini menunjukkan stabilitas konsumsi makanan di Kota Bau Bau, meski tidak mengalami pertumbuhan yang signifikan dibandingkan daerah lain.