Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Parigi Moutong pada tahun 2025 mencapai 66700 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 13,9 persen dibandingkan tahun 2024. Sepanjang periode pencatatan tahun 2018 hingga 2025, nilai pengeluaran ini hanya pernah mencatat penurunan satu kali yaitu pada tahun 2020 sebesar 2,4 persen.
(Baca: Statistik Persentase Desa yang Sebagian Besar Keluarga Menggunakan Minyak Tanah untuk Memasak Periode 2014-2025)
Nilai pengeluaran perawatan kulit ini setara dengan 34,2 persen dari total pengeluaran masyarakat untuk aneka barang jasa, dan 194,5 persen dari pengeluaran untuk kategori kecantikan umum. Jika dibandingkan dengan pengeluaran pokok, nilai ini mencapai 38,5 persen dari pengeluaran rokok dan tembakau, serta 38,5 persen dari pengeluaran sabun mandi per kapita setiap bulannya.
Sepanjang 8 tahun pencatatan, kenaikan tertinggi pengeluaran perawatan kulit terjadi pada tahun 2021 dengan peningkatan 31,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Satu-satunya penurunan terjadi pada tahun 2020, sebelum kemudian nilai pengeluaran ini naik secara konsisten setiap tahun hingga tahun 2025. Rata-rata pertumbuhan tahunan dalam lima tahun terakhir mencapai 15,4 persen.
Berdasarkan perbandingan seprovinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong menempati urutan ke 4 dari 13 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran perawatan kulit tahun 2025. Tiga wilayah di atasnya secara berurutan adalah Kabupaten Morowali Utara, Kabupaten Morowali dan Kota Palu. Berbeda dengan sebagian besar wilayah teratas yang justru mencatat penurunan pengeluaran pada tahun 2025, Kabupaten Parigi Moutong mencatat kenaikan yang konsisten.
Kabupaten Morowali Utara
Kabupaten Morowali Utara menempati urutan pertama pengeluaran perawatan kulit seprovinsi Sulawesi Tengah dengan nilai 98213 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2025. Walaupun menempati urutan teratas, wilayah ini mencatat penurunan sebesar 12,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran per kapita gabungan makanan dan bukan makanan, wilayah ini menempati urutan ketiga seprovinsi dengan nilai 1585643 rupiah pada tahun 2025.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Kutai Timur | 2004 - 2025)
Kabupaten Morowali
Kabupaten Morowali menempati urutan kedua pengeluaran perawatan kulit seprovinsi dengan nilai 86877 rupiah per kapita per bulan tahun 2025. Wilayah ini mencatat penurunan paling dalam pada tahun 2025 yaitu sebesar 37,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kategori pengeluaran total makanan dan bukan makanan, wilayah ini masih menempati urutan kedua seprovinsi meskipun juga mengalami penurunan sebesar 25,5 persen pada tahun yang sama.
Kota Palu
Kota Palu sebagai satu-satunya kota di provinsi ini menempati urutan ketiga pengeluaran perawatan kulit dengan nilai 72152 rupiah per kapita per bulan tahun 2025. Wilayah ini mencatat penurunan sebesar 4,9 persen dibandingkan tahun 2024. Sebagai wilayah dengan pengeluaran total tertinggi seprovinsi, Kota Palu mencatat penurunan sebesar 4,3 persen untuk total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan pada tahun 2025.
Kabupaten Banggai Kepulauan
Kabupaten Banggai Kepulauan menempati urutan kelima tepat di bawah Kabupaten Parigi Moutong untuk kategori pengeluaran perawatan kulit tahun 2025 dengan nilai 65476 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatat kenaikan tertinggi seprovinsi yaitu sebesar 61,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kategori pengeluaran total gabungan makanan dan bukan makanan, wilayah ini menempati urutan ke 11 dari 13 wilayah seprovinsi.