Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Lamandau tahun 2024 sebesar 338188 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 22,8 persen dibandingkan tahun 2023. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, catatan pengeluaran kategori ini menunjukkan pergerakan naik turun yang cukup tajam sepanjang tujuh tahun pengamatan.
(Baca: Statistik Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Pada tahun 2020, tercatat anomali kenaikan pengeluaran mencapai 99,6 persen dari tahun sebelumnya, menjadikan tahun tersebut sebagai periode dengan pengeluaran tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Setelah itu pada tahun 2021 pengeluaran turun sebesar 30,8 persen, kemudian kembali naik secara bertahap hingga tahun 2023 sebelum akhirnya turun kembali pada tahun 2024.
Berdasarkan perbandingan seprovinsi Kalimantan Tengah, posisi Kabupaten Lamandau berada di peringkat 4 untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2024. Tiga wilayah di atasnya secara berurutan adalah Kabupaten Kota Waringin Timur dengan nilai 456773 rupiah, Kabupaten Seruyan 410127 rupiah, dan Kota Palangkaraya 352262 rupiah. Secara nasional, wilayah ini menempati peringkat 93 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia.
Untuk total pengeluaran per kapita seluruh kategori, Kabupaten Lamandau masih menempati urutan pertama se-Kalimantan Tengah dengan nilai 2195289 rupiah per kapita per bulan tahun 2024. Dari total nilai tersebut, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 15,4 persen dari seluruh pengeluaran masyarakat. Sementara pengeluaran untuk makanan menyumbang 50,9 persen dan sisanya merupakan kategori pengeluaran bukan makanan lainnya.
Pengeluaran Makanan Masyarakat
Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita bulanan untuk kategori makanan di Kabupaten Lamandau tahun 2024 mencapai 1117518 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 5,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, namun tetap menempatkan wilayah ini di urutan pertama se-Kalimantan Tengah untuk kategori ini. Nilai pengeluaran makanan di wilayah ini lebih tinggi 64 persen dibandingkan Kabupaten Kapuas yang berada di urutan paling bawah dengan nilai 680158 rupiah.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kota Sorong 10,35 Persen)
Pengeluaran Bukan Makanan
Untuk kategori bukan makanan, Kabupaten Lamandau mencatat nilai 1077771 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 20,1 persen dibandingkan tahun 2023, menurunkan posisi dari peringkat pertama menjadi peringkat kedua seprovinsi. Kota Palangkaraya kini menempati peringkat pertama dengan nilai pengeluaran bukan makanan sebesar 1221277 rupiah pada tahun yang sama.
Perbandingan Pertumbuhan Antar Wilayah
Dari seluruh kabupaten kota di Kalimantan Tengah, hanya 5 wilayah yang mencatatkan pertumbuhan positif untuk pengeluaran aneka barang dan jasa pada tahun 2024. Kabupaten Kota Waringin Timur mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 50,4 persen, diikuti Kabupaten Barito Selatan 47 persen, Kabupaten Murung Raya 43,4 persen, Kabupaten Barito Timur 19,9 persen dan Kabupaten Seruyan 29 persen. Sembilan wilayah lainnya termasuk Kabupaten Lamandau mencatatkan penurunan pada tahun yang sama.
Rata-rata pengeluaran aneka barang dan jasa Kabupaten Lamandau selama lima tahun terakhir sebesar 413802 rupiah per kapita per bulan. Nilai tahun 2024 berada 18,3 persen di bawah rata-rata lima tahun tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat konsumsi masyarakat untuk kategori barang dan jasa tambahan pada tahun terakhir berada di bawah kondisi normal periode beberapa tahun sebelumnya.