Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Teluk Wondama mencapai 123926 Rupiah pada tahun 2025. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 2,3 persen dibandingkan tahun 2024. Sepanjang periode 2018 sampai 2025, tercatat pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2020 sebesar 228836 Rupiah per kapita per bulan, sedangkan pengeluaran terendah tercatat pada tahun 2021 dengan nilai 76437 Rupiah per kapita per bulan.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jawa Tengah 2025)
Pada tahun 2025, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi ini menyumbang sekitar 11,4 persen dari total pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Teluk Wondama yang mencapai 2105038 Rupiah per bulan. Nilai ini juga setara dengan 12,2 persen dari total pengeluaran kategori makanan masyarakat kabupaten ini yang tercatat 1088624 Rupiah per kapita per bulan pada tahun yang sama.
Terjadi anomali penurunan sangat dalam pada tahun 2021, dimana pengeluaran makanan dan minuman jadi anjlok 66,6 persen dari tahun sebelumnya. Setelah penurunan tersebut, nilai pengeluaran secara bertahap naik pada tahun 2022 dan 2023, kemudian sedikit turun pada tahun 2024 sebelum kembali naik pada tahun 2025. Rata-rata pengeluaran tiga tahun terakhir berada pada angka 122512 Rupiah, lebih rendah 31 persen dibandingkan rata-rata pengeluaran lima tahun terakhir.
Berdasarkan data perbandingan se-provinsi Papua Barat, Kabupaten Teluk Wondama berada pada peringkat 6 dari 7 kabupaten/kota untuk kategori pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2025. Peringkat ini tidak berubah dibandingkan posisi pada tahun sebelumnya. Di atas Kabupaten Teluk Wondama secara berurutan adalah Kabupaten Manokwari, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Kaimana dan Kabupaten Fak Fak.
Kabupaten Manokwari
Kabupaten Manokwari menempati urutan pertama se-provinsi Papua Barat untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2025 dengan nilai 269609 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 26,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di provinsi ini. Total pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Manokwari mencapai 2202041 Rupiah per bulan, dengan posisi peringkat ketiga untuk total pengeluaran keseluruhan se-provinsi Papua Barat.
(Baca: Rata - Rata Upah di Maluku Naik 9,76%(Data Desember 2024))
Kabupaten Teluk Bintuni
Kabupaten Teluk Bintuni berada pada urutan kedua se-provinsi untuk pengeluaran makanan dan minuman jadi tahun 2025 dengan nilai 227188 Rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan 27,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi pertumbuhan tertinggi diantara seluruh kabupaten di Papua Barat. Total pengeluaran masyarakat per kapita Kabupaten Teluk Bintuni mencapai 2557148 Rupiah per bulan, menempatkan wilayah ini pada peringkat pertama se-provinsi untuk kategori total pengeluaran keseluruhan.
Kabupaten Manokwari Selatan
Kabupaten Manokwari Selatan tercatat memiliki pengeluaran makanan dan minuman jadi sebesar 183684 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2025, menempati urutan ketiga se-provinsi. Berbeda dengan sebagian besar wilayah lain, kabupaten ini justru mengalami penurunan sebesar 14,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran keseluruhan, Kabupaten Manokwari Selatan berada pada peringkat kedua se-provinsi dengan nilai 2249879 Rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Kaimana
Kabupaten Kaimana mencatatkan pengeluaran makanan dan minuman jadi sebesar 176660 Rupiah per kapita per bulan pada tahun 2025, berada pada urutan keempat se-provinsi Papua Barat. Wilayah ini mengalami kenaikan sebesar 2,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran keseluruhan masyarakat, Kabupaten Kaimana tercatat berada pada peringkat kelima se-provinsi dengan nilai 1818544 Rupiah per kapita per bulan.