- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) merilis data terbaru PDB Paritas Daya Beli Argentina tahun 2024 sebesar 420,08 unit, mencatatkan lonjakan pertumbuhan tahunan sebesar 200,65 persen. Angka ini merupakan lompatan tertinggi yang pernah tercatat selama 10 tahun periode pengamatan sejak 2015. Secara historis tiga tahun terakhir, nilai indikator ini terus meningkat tajam tanpa jeda penurunan, dari 61,5 unit pada 2022, 139,72 unit pada 2023, hingga menembus 420 unit di tahun ini.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Uzbekistan 2024)
Jika dibandingkan rata-rata pertumbuhan tiga tahun terakhir, capaian 2024 menunjukkan kenaikan sangat signifikan. Rata-rata pertumbuhan periode 2021-2023 tercatat 76,67 persen per tahun, sedangkan pertumbuhan 2024 lebih dari dua kali lipat rata-rata tersebut. Untuk periode lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan hanya sebesar 72,44 persen, sehingga kinerja tahun 2024 juga jauh melampaui rata-rata jangka panjang tersebut.
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Argentina terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Sepanjang 10 tahun pengamatan, pencapaian terendah pertumbuhan PDB PPP Argentina terjadi pada tahun 2017 dengan 23,79 persen, sedangkan puncak tertinggi baru saja tercatat pada tahun 2024 ini. Terjadi anomali percepatan pertumbuhan mulai tahun 2023, dimana sebelum tahun tersebut tidak pernah ada satupun tahun yang mencatatkan pertumbuhan di atas 60 persen, sedangkan sejak 2023 pertumbuhan menembus 127 persen lalu melonjak dua kali lipat di tahun berikutnya.
Posisi ranking regional Argentina di kawasan Amerika Selatan tetap bertahan di urutan ke-3 selama empat tahun berturut-turut sejak 2020. Sebelum tahun 2020, negara ini konsisten berada di peringkat ke-4 selama 5 tahun berturut-turut. Tidak ada perubahan peringkat pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun terjadi lonjakan nilai PDB PPP yang sangat besar.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Guyana 2024)
International Monetary Fund (IMF) juga merilis proyeksi PDB PPP Argentina hingga tahun 2030. Setelah lonjakan ekstrem pada 2024, diproyeksikan pertumbuhan akan mengalami kontraksi secara bertahap. Kontraksi disini berarti laju persentase pertumbuhan tahunan akan menurun terus, mulai dari 26,73 persen pada 2025, 12,1 persen pada 2026, hingga stabil di sekitar 5,5 persen mulai tahun 2028. Meskipun laju pertumbuhan menurun, nilai absolut PDB PPP diproyeksikan tetap naik setiap tahun hingga 2030.
Jika dibandingkan dengan negara lain di kawasan Amerika Selatan, posisi Argentina tahun 2024 berada dibawah dua negara teratas yaitu Kolombia di peringkat pertama dan Chili di peringkat kedua. Nilai PDB PPP Argentina 2024 hampir menyamai nilai Chili yang tercatat 459,6 unit, sehingga hanya terpaut sekitar 9 persen saja dibawah peringkat kedua. Jarak dengan peringkat pertama Kolombia masih sangat jauh, dimana nilai PDB PPP Kolombia mencapai 1505,6 unit.
Meskipun tercatat lonjakan angka yang sangat besar pada tahun 2024, pola fluktuatif yang terjadi pada indikator ini menunjukkan bahwa lonjakan tinggi tidak bertahan dalam jangka panjang. Fluktuatif disini berarti laju pertumbuhan dapat berubah sangat drastis dari satu tahun ke tahun berikutnya, tanpa pola stabil yang dapat diprediksi dalam jangka menengah. Berdasarkan proyeksi, ekonomi Argentina akan memasuki fase normalisasi laju pertumbuhan mulai tahun 2025.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.869 | +0.05 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |