Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita bulanan untuk kecantikan di Kabupaten Fak Fak pada tahun 2024 mencapai 38727 rupiah per orang setiap bulan. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 11,5 persen dibandingkan catatan tahun 2023. Pada tahun sebelumnya, masyarakat daerah ini mencatatkan pengeluaran kecantikan sebesar 43761 rupiah per kapita setiap bulan.
(Baca: BPS: Inflasi Yoy Kabupaten Kerinci pada Mei 2026 Sebesar 2,9%)
Sepanjang periode pencatatan tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran kecantikan di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun. Catatan pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2021 dengan nilai 59104 rupiah per kapita per bulan. Setelah tahun tersebut, nilai pengeluaran langsung turun sebesar 26,5 persen pada tahun 2022, kemudian hanya naik sedikit sebesar 0,7 persen pada tahun 2023 sebelum akhirnya turun kembali pada tahun 2024.
Berdasarkan komposisi pengeluaran masyarakat, nilai pengeluaran untuk kecantikan hanya menyumbang sekitar 12,9 persen dari total pengeluaran perawatan bulanan warga. Nilai ini juga jauh lebih kecil dibandingkan pengeluaran untuk rokok dan tembakau yang mencapai 181607 rupiah per kapita per bulan, bahkan hanya seperempat dari pengeluaran untuk sabun mandi yang tercatat 101588 rupiah setiap bulannya.
Dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Papua Barat, Kabupaten Fak Fak menempati urutan ketiga untuk besaran pengeluaran kecantikan tahun 2024. Urutan pertama dipegang oleh Kabupaten Kaimana dengan pengeluaran 56119 rupiah, diikuti Kabupaten Manokwari dengan nilai 46647 rupiah. Di bawah Kabupaten Fak Fak secara berurutan terdapat Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Teluk Wondama dan Kabupaten Pegunungan Arfak.
Kabupaten Kaimana
Kabupaten Kaimana menjadi wilayah dengan pengeluaran kecantikan tertinggi se-Provinsi Papua Barat pada tahun 2024. Wilayah ini mencatatkan kenaikan sebesar 10,9 persen untuk pengeluaran kecantikan dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikannya satu-satunya daerah di provinsi ini yang mencatatkan kenaikan pada pos pengeluaran tersebut. Untuk total pengeluaran per kapita bulanan gabungan makanan dan bukan makanan, wilayah ini menempati urutan keempat se-provinsi dengan nilai 1985631 rupiah pada tahun 2024, atau mengalami kenaikan sebesar 6,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kabupaten Cilacap Bulan Mei Naik 3,33%)
Kabupaten Manokwari
Pada posisi kedua pengeluaran kecantikan se-provinsi, Kabupaten Manokwari hanya mencatatkan kenaikan sedikit sebesar 0,6 persen dibandingkan tahun 2023. Total pengeluaran bukan makanan per kapita bulanan di wilayah ini tercatat sebesar 1110604 rupiah pada tahun 2024, atau mengalami penurunan sebesar 12,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk gabungan total pengeluaran makanan dan bukan makanan, wilayah ini menempati urutan ketiga se-provinsi dengan nilai 2137560 rupiah per kapita setiap bulan.
Kabupaten Teluk Bintuni
Kabupaten Teluk Bintuni menempati urutan keempat untuk pengeluaran kecantikan tahun 2024 dengan nilai 37636 rupiah per kapita per bulan, atau mengalami penurunan sebesar 33,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meskipun mengalami penurunan besar pada pos pengeluaran kecantikan, wilayah ini masih menjadi yang teratas untuk total pengeluaran gabungan makanan dan bukan makanan se-Provinsi Papua Barat dengan nilai 2392406 rupiah per kapita setiap bulan, meskipun nilai total tersebut juga mengalami penurunan sebesar 4,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Manokwari Selatan
Kabupaten Manokwari Selatan mencatatkan pengeluaran kecantikan sebesar 36524 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024, atau mengalami penurunan sebesar 25,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk total pengeluaran bukan makanan, wilayah ini mencatatkan kenaikan sebesar 4,9 persen menjadi 1109471 rupiah per kapita setiap bulan, dan menempati urutan ketiga untuk kategori tersebut di seluruh wilayah Provinsi Papua Barat. Untuk total gabungan pengeluaran makanan dan bukan makanan, wilayah ini menempati urutan kedua se-provinsi dengan nilai 2153995 rupiah per kapita setiap bulan.