Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk sabun mandi di Kabupaten Tanah Bumbu pada tahun 2024 mencapai 77296 rupiah. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 5,5 persen dibandingkan tahun 2023. Sepanjang periode 2018 hingga 2024, tercatat pergerakan nilai pengeluaran yang berubah setiap tahun tanpa pola stagnan.
(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Padang Lawas Utara Rp.68,39 Juta Data per 2025)
Pengeluaran untuk sabun mandi ini menyumbang 123,8 persen dari rata-rata pengeluaran kecantikan, 123,7 persen dari pengeluaran rokok dan tembakau, serta 26,2 persen dari total pengeluaran aneka barang jasa warga setiap bulannya. Jika dibandingkan pengeluaran makanan jadi, nilai pengeluaran sabun mandi mencapai 25,5 persen dari rata-rata pengeluaran kategori tersebut di kabupaten ini.
Sepanjang tujuh tahun data yang tercatat, pengeluaran tertinggi untuk sabun mandi terjadi pada tahun 2022 dengan nilai 85736 rupiah per kapita per bulan. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2021 dengan peningkatan sebesar 36 persen dari tahun sebelumnya. Setelah tahun 2022, secara berturut-turut selama tiga tahun terakhir nilai pengeluaran ini terus mengalami penurunan.
Berdasarkan perbandingan seprovinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Tanah Bumbu menempati urutan ke empat dari tiga belas kabupaten dan kota yang ada. Tiga wilayah di atasnya secara berurutan adalah Kota Banjarmasin dengan pengeluaran 90032 rupiah, Kabupaten Tabalong 88416 rupiah, dan Kabupaten Tapin 87688 rupiah pada tahun 2024. Hanya terdapat empat wilayah di provinsi ini yang memiliki pengeluaran sabun mandi di atas angka 77 ribu rupiah per kapita.
Untuk total pengeluaran per kapita keseluruhan, Kabupaten Tanah Bumbu mencatat posisi kedua terbaik seluruh provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2024. Nilai total pengeluaran masyarakat kabupaten ini mencapai 1957006 rupiah per kapita per bulan, dengan pertumbuhan sebesar 12,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Walaupun pengeluaran umum masyarakat naik, pengeluaran untuk sabun mandi justru mengalami penurunan pada tahun yang sama.
Kota Banjarmasin
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Toba Samosir 1,01 Persen)
Kota Banjarmasin menempati urutan pertama pengeluaran sabun mandi seprovinsi Kalimantan Selatan tahun 2024 dengan nilai 90032 rupiah per kapita per bulan. Wilayah ini mencatat pertumbuhan pengeluaran sabun mandi sebesar 11,3 persen, menjadi salah satu dari sedikit wilayah yang mengalami kenaikan pada kategori ini. Untuk total pengeluaran keseluruhan, Kota Banjarmasin berada di urutan ketiga seprovinsi dengan nilai 1889502 rupiah per kapita setiap bulannya.
Kabupaten Tabalong
Kabupaten Tabalong mencatat pertumbuhan pengeluaran sabun mandi tertinggi seprovinsi pada tahun 2024 dengan peningkatan sebesar 46,5 persen dari tahun sebelumnya. Nilai pengeluaran sabun mandi di wilayah ini mencapai 88416 rupiah per kapita per bulan, menempatkannya pada urutan kedua seprovinsi. Total pengeluaran masyarakat Kabupaten Tabalong berada di urutan keempat se-Kalimantan Selatan dengan nilai 1777531 rupiah per kapita setiap bulannya.
Kabupaten Tapin
Kabupaten Tapin menempati urutan ketiga pengeluaran sabun mandi seprovinsi dengan nilai 87688 rupiah per kapita per bulan tahun 2024. Wilayah ini mengalami pertumbuhan pengeluaran sabun mandi sebesar 5,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kategori pengeluaran makanan, Kabupaten Tapin justru menempati urutan pertama seluruh provinsi dengan nilai pengeluaran 954727 rupiah per kapita setiap bulannya.
Kota Banjar Baru
Kota Banjar Baru mencatat penurunan pengeluaran sabun mandi terbesar seprovinsi pada tahun 2024 dengan penurunan sebesar 22,7 persen dari tahun sebelumnya. Walaupun demikian, wilayah ini tetap menempati urutan pertama untuk total pengeluaran keseluruhan masyarakat se-Kalimantan Selatan dengan nilai 1991655 rupiah per kapita per bulan. Penurunan pengeluaran sabun mandi tidak diikuti penurunan pada kategori pengeluaran lain di wilayah ini.