PDB Paritas Daya Beli (PPP) Republik Dominika 2015 - 2024
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli (PPP) Republik Dominika pada 2024 mencapai 23.52 Unit. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 23.1 Unit. Pertumbuhan PDB PPP Republik Dominika terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun, meski dengan fluktuasi.
Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), PDB PPP Republik Dominika tumbuh dari 22.62 Unit menjadi 23.52 Unit. Rata-rata pertumbuhan tahunan selama periode ini adalah sekitar 2.09%. Pertumbuhan ini sedikit lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun sebelumnya (2019-2023) yang mencapai sekitar 2.3%.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kota Tomohon | 2024)
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Republik Dominika terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Kenaikan tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir terjadi pada tahun 2021, dengan pertumbuhan sebesar 4.22%. Sementara penurunan terdalam terjadi pada tahun 2019 dengan kontraksi turun 2.09%. Kontraksi ini mengindikasikan penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan pada tahun tersebut.
Secara regional, Republik Dominika tetap stabil di peringkat ke-3 di antara negara-negara Karibia dalam hal PDB PPP. Peringkat ini menunjukkan posisi ekonomi yang relatif kuat di kawasan tersebut.
IMF memproyeksikan PDB PPP Republik Dominika akan terus meningkat hingga mencapai 26.356 Unit pada tahun 2030. Pertumbuhan proyeksi ini berkisar antara 1.6% hingga 2.11% per tahun. Proyeksi ini mengindikasikan adanya perbaikan kondisi ekonomi secara bertahap di masa depan.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Maroko 2015 - 2024)
Sebagai perbandingan, di antara negara-negara Karibia, Trinidad dan Tobago mengalami kontraksi PDB PPP terburuk dalam tiga tahun terakhir, yaitu turun 3.6%. Sementara itu, Haiti mencatat pertumbuhan PDB PPP tertinggi sebesar 26.05%. Dalam hal peringkat PDB PPP tahun terakhir, Jamaika memiliki nilai PDB PPP tertinggi di kawasan ini.
Secara keseluruhan, PDB PPP Republik Dominika menunjukkan tren pertumbuhan positif, meskipun dengan fluktuasi tahunan. Proyeksi ke depan juga menunjukkan prospek yang baik bagi pertumbuhan ekonomi negara ini.