Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Padang Lawas pada tahun 2024 sebesar Rp182.375 per kapita per bulan. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 3.2% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa ini merupakan bagian dari total pengeluaran masyarakat Kabupaten Padang Lawas. Jika dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan sebesar Rp755.564 dan bukan makanan Rp499.303, maka pengeluaran untuk aneka barang dan jasa mencerminkan sebagian dari alokasi konsumsi rumah tangga. Terlihat bahwa pengeluaran untuk makanan masih mendominasi dibandingkan dengan pengeluaran untuk aneka barang dan jasa.
Secara historis, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Padang Lawas mengalami fluktuasi. Sempat mengalami kenaikan signifikan pada tahun 2020 dengan pertumbuhan 90.6%, namun kemudian turun tajam turun 43.2% pada tahun 2021. Setelah itu, terlihat adanya indikasi kenaikan yang tidak stabil dengan pertumbuhan masing-masing 11.6%, -12.2%, dan terakhir 3.2% pada tahun 2024. Data ini menunjukkan adanya perubahan prioritas konsumsi masyarakat dari tahun ke tahun.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Padang Lawas berada di peringkat ke-26 dalam hal pengeluaran untuk aneka barang dan jasa pada tahun 2024. Sementara secara nasional, Kabupaten Padang Lawas menempati urutan ke-388. Posisi ini menunjukkan bahwa tingkat konsumsi aneka barang dan jasa di Kabupaten Padang Lawas masih berada di bawah rata-rata jika dibandingkan dengan daerah lain di Sumatera Utara maupun Indonesia.
Sebagai perbandingan dengan beberapa wilayah lain, Kota Medan mencatatkan pengeluaran untuk aneka barang dan jasa tahun 2024 sebesar Rp456.069, mengalami penurunan -27.6%. Kota Binjai memiliki angka Rp411.545 dengan pertumbuhan 42.4%. Kota Tebing Tinggi berada di angka Rp405.394 dan tumbuh 9.8%, sementara Kota Pematang Siantar mencatatkan Rp342.762 dengan pertumbuhan -4.8%. Kabupaten Toba Samosir memiliki pengeluaran Rp309.420, tumbuh 30.2%. Secara peringkat di provinsi Sumatera Utara, kota-kota ini menempati urutan atas, jauh di atas Kabupaten Padang Lawas.
#### Kota MedanBerdasarkan data dari BPS, Kota Medan memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp1.078.461 pada tahun 2024. Angka ini naik 2.9% dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Medan menduduki peringkat pertama se-Kabupaten/Kota di Sumatera Utara.
#### Kota Tebing TinggiBPS mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Tebing Tinggi sebesar Rp1.698.076 pada tahun 2024. Terjadi pertumbuhan yang signifikan sebesar 36.1% dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Tebing Tinggi menempati posisi kedua dalam hal pengeluaran masyarakat di Sumatera Utara.
#### Kota BinjaiRata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Binjai adalah Rp836.245 pada tahun 2024, informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 30.1% dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Binjai menempati peringkat keenam di Sumatera Utara.
#### Kabupaten KaroKabupaten Karo memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp527.956 pada tahun 2024, seperti data yang diolah dari data Susenas. Angka ini tumbuh sebesar 14.5% dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Karo menduduki peringkat ke-13 se-kabupaten/kota di Sumatera Utara.