Pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Bengkulu Tengah pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp164.777 per kapita per bulan, informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas.
Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 4,9% dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi Kab. Aceh Barat Daya | 2024)
Meskipun demikian, pengeluaran ini menempatkan Kabupaten Bengkulu Tengah pada peringkat ke-4 di antara kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu dan peringkat ke-323 secara nasional, data ini dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Jika dibandingkan dengan total pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang dan jasa yang mencapai Rp177.967, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi menyumbang sekitar 92,6%.
Sedangkan, jika dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan yaitu Rp716.146 dan bukan makanan yaitu Rp531.311, pengeluaran untuk makanan jadi hanya sebagian kecil dari total pengeluaran masyarakat.
Secara historis, pengeluaran untuk makanan dan minuman jadi di Kabupaten Bengkulu Tengah mengalami fluktuasi selama periode 2018-2024.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Ekuador 2015 - 2024)
Pengeluaran tertinggi terjadi pada tahun 2023 dengan angka Rp173.250, sementara pengeluaran terendah terjadi pada tahun 2021 dengan angka Rp136.636.
Berikut perbandingan dengan beberapa kabupaten/kota lain di Provinsi Bengkulu pada tahun 2024: Kota Bengkulu mencatat pengeluaran tertinggi untuk makanan dan minuman jadi, yaitu Rp253.322 dengan pertumbuhan 10,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Kabupaten Mukomuko berada di urutan kedua dengan Rp183.733, mengalami pertumbuhan 5,5%. Kabupaten Rejang Lebong mencatat Rp166.846, mengalami penurunan 1,1%. Kabupaten Bengkulu Utara mencatat Rp161.168, mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 11,3%. Kabupaten Lebong mencatat Rp147.288, mengalami penurunan 4%.
Kota Bengkulu
Kota Bengkulu menduduki peringkat pertama di Provinsi Bengkulu dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp1.312.289, jauh lebih tinggi dibandingkan kabupaten/kota lain. Pertumbuhan pengeluarannya juga signifikan, mencapai 48,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan tingkat konsumsi dan aktivitas ekonomi yang lebih tinggi di wilayah perkotaan.
Kabupaten Mukomuko
Kabupaten Mukomuko menunjukkan pertumbuhan positif pada rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan, yaitu sebesar 22,1% menjadi Rp722.152. Meskipun berada di peringkat kedua setelah Kota Bengkulu, pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan kesejahteraan dan daya beli masyarakat Mukomuko, didukung oleh sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Kabupaten Bengkulu Utara
Kabupaten Bengkulu Utara berada di peringkat ketiga dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp568.119, mengalami pertumbuhan 17,4%. Peningkatan ini menunjukkan adanya perbaikan ekonomi di Bengkulu Utara, meskipun masih di bawah Kota Bengkulu dan Mukomuko. Sektor perikanan dan pariwisata mulai memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.
Kabupaten Bengkulu Selatan
Kabupaten Bengkulu Selatan mencatatkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan sebesar Rp544.604, menempati peringkat keempat. Pertumbuhan pengeluaran ini relatif kecil, hanya 4,9%, menunjukkan bahwa peningkatan ekonomi di Bengkulu Selatan berjalan lebih lambat dibandingkan daerah lain. Fokus pada pengembangan sektor pertanian dan peningkatan infrastruktur menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih signifikan.