Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kota Kediri tahun 2025 mencapai 353100 rupiah. Nilai ini mencatatkan kenaikan sebesar 14 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 309667 rupiah. Pada tahun 2024 sebelumnya, angka pengeluaran kategori ini sempat turun sebesar 30,2 persen setelah sebelumnya mencatatkan pengeluaran tertinggi pada tahun 2023 sebesar 443374 rupiah.
(Baca: Statistik NPL Bank Umum Lapangan Usaha Perantara Keuangan Periode 2015-2026)
Selama periode 2018 sampai 2025, pengeluaran kategori ini menunjukkan pergerakan naik turun yang jelas. Setelah terus naik secara bertahap dari tahun 2018 hingga mencapai angka tertinggi pada tahun 2023, terjadi penurunan besar pada tahun 2024. Penurunan sebesar 30,2 persen pada tahun 2024 menjadi anomali terbesar dalam kurun waktu 8 tahun data yang tercatat. Setelah anomali penurunan tersebut, angka kembali naik 14 persen pada tahun 2025.
Berdasarkan perbandingan seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur, Kota Kediri menempati urutan ke 9 untuk kategori pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2025. Delapan wilayah yang berada di atas Kota Kediri secara berturut-turut adalah Kota Surabaya, Kota Madiun, Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kota Mojokerto, Kota Malang dan Kota Probolinggo. Secara nasional, Kota Kediri menempati urutan ke 85 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, sedangkan secara wilayah pulau Jawa menempati urutan ke 30.
Data pengeluaran menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Kediri tahun 2025 tercatat 658181 rupiah, sedangkan pengeluaran bukan makanan mencapai 554054 rupiah. Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 31,7 persen dari total pengeluaran bukan makanan masyarakat Kota Kediri. Nilai ini sedikit lebih rendah dibandingkan rata-rata 3 tahun terakhir yang mencapai 372187 rupiah per kapita per bulan.
Perbandingan dengan Wilayah Lain di Jawa Timur
Kota Surabaya masih menempati urutan pertama provinsi Jawa Timur dengan nilai pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2025 sebesar 698642 rupiah, meskipun mencatatkan penurunan sedikit sebesar 3,4 persen dibanding tahun sebelumnya. Diikuti Kota Madiun dengan nilai 452018 rupiah dengan kenaikan 1,8 persen, kemudian Kota Pasuruan 416516 rupiah dengan kenaikan 2,3 persen. Kabupaten Sidoarjo mencatatkan nilai 365344 rupiah dengan penurunan 5 persen, sementara Kabupaten Gresik mencatatkan 363233 rupiah dengan kenaikan 6,3 persen. Seluruh urutan 5 besar teratas ini tidak mengalami perubahan posisi dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Jumlah Pekerja di Sektor Transportasi dan Pergudangan Kategori Lapangan Pekerjaan Utama di di Jawa Timur | 2025)
Pengeluaran Total Masyarakat
Total pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Kota Kediri untuk seluruh kategori makanan dan bukan makanan tahun 2025 mencapai 1212235 rupiah. Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar 7,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kategori pengeluaran total, Kota Kediri menempati urutan ke 25 dari seluruh kabupaten kota di Provinsi Jawa Timur. Selama 5 tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan pengeluaran total masyarakat Kota Kediri mencapai 6,1 persen setiap tahunnya.
Detail Komponen Pengeluaran
Dari kategori aneka barang dan jasa, komponen terbesar pengeluaran masyarakat Kota Kediri adalah pengeluaran untuk makanan jadi yang mencapai 299175 rupiah per kapita per bulan. Selanjutnya diikuti pengeluaran untuk rokok dan tembakau sebesar 93087 rupiah, sabun mandi 65541 rupiah, keperluan kecantikan 58011 rupiah dan perawatan pribadi sebesar 55512 rupiah. Seluruh komponen ini tercatat sebagai rata-rata pengeluaran bulanan per orang di wilayah ini.
Catatan Sumber Data
Informasi ini seperti data yang diolah dari data Susenas Badan Pusat Statistik periode 2018 sampai dengan 2025. Seluruh data pengeluaran dikumpulkan melalui survei rumah tangga yang dilakukan secara periodik di seluruh wilayah Kota Kediri. Data ini dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha dan pemerintah daerah dalam merencanakan kebijakan serta strategi pemasaran produk dan layanan untuk masyarakat Kota Kediri.