Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita bulanan untuk kebutuhan kecantikan di Kabupaten Purwakarta pada tahun 2024 mencapai 41793 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 33,5 persen dibandingkan tahun 2023. Pada periode yang sama, terjadi penambahan sebesar 10478,4 rupiah per orang setiap bulannya untuk kategori pengeluaran ini.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jawa Tengah 2025)
Nilai pengeluaran kecantikan warga Kabupaten Purwakarta pada tahun 2024 setara dengan 17,4 persen dari rata-rata pengeluaran perawatan bulanan, 17,7 persen dari pengeluaran makanan jadi, serta 6,9 persen dari total pengeluaran aneka barang dan jasa per kapita. Angka ini juga lebih kecil dibandingkan pengeluaran bulanan untuk rokok dan tembakau yang mencapai 141602 rupiah per orang.
Sepanjang tujuh tahun data tercatat sejak 2018, pengeluaran kecantikan di wilayah ini mengalami pergerakan naik turun. Setelah naik 39,6 persen pada 2019, nilai ini sedikit turun 7,6 persen pada 2020, kemudian naik kembali 34,3 persen pada 2021. Tahun 2022 tercatat penurunan 22,6 persen, lalu pada 2023 hanya terjadi kenaikan sedikit sebesar 0,9 persen sebelum akhirnya naik 33,5 persen pada tahun 2024. Nilai 2024 merupakan pengeluaran tertinggi yang tercatat selama periode pengamatan.
Berdasarkan peringkat se-Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Purwakarta menempati urutan ke 10 dari 27 kabupaten dan kota untuk kategori pengeluaran kecantikan tahun 2024. Urutan ini berada tepat di bawah Kabupaten Karawang dan di atas Kabupaten Bandung. Secara nasional, wilayah ini menempati peringkat 148 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, sedangkan peringkat di tingkat Pulau Jawa berada di urutan 40.
Untuk tahun 2024, lima kabupaten kota dengan pengeluaran kecantikan tertinggi di Jawa Barat secara berurutan adalah Kota Bekasi, Kota Sukabumi, Kota Cimahi, Kota Depok dan Kota Bandung. Kota Bekasi mencatat pengeluaran mencapai 99662 rupiah per kapita per bulan dengan kenaikan 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara Kota Sukabumi justru mengalami penurunan 17,7 persen pada periode yang sama, meskipun masih menempati urutan kedua di provinsi.
Perkembangan Pengeluaran Bukan Makanan
(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kota Bekasi Rp.52,51 Juta Data per 2025)
Badan Pusat Statistik mencatat rata-rata pengeluaran per kapita bulanan untuk kategori bukan makanan di Kabupaten Purwakarta mencapai 798957 rupiah pada tahun 2024. Nilai ini mengalami kenaikan 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempatkan wilayah ini pada urutan ke 10 dari seluruh kabupaten kota di Provinsi Jawa Barat. Angka pertumbuhan ini berada di atas rata-rata pertumbuhan wilayah lain seperti Kota Tasikmalaya yang turun 20,9 persen, namun masih lebih rendah dibandingkan Kota Bekasi yang mencatat kenaikan 18,3 persen pada kategori yang sama.
Perkembangan Pengeluaran Total Masyarakat
Total pengeluaran per kapita bulanan gabungan makanan dan bukan makanan di Kabupaten Purwakarta tercatat sebesar 1569097 rupiah pada tahun 2024. Nilai ini mengalami penurunan sedikit sebesar 1,9 persen dibandingkan tahun 2023, dengan peringkat tetap berada di urutan ke 11 se-Provinsi Jawa Barat. Pada kategori ini, Kota Bekasi masih memimpin dengan nilai pengeluaran mencapai 3345253 rupiah per kapita per bulan, atau lebih dari dua kali lipat nilai yang tercatat di Kabupaten Purwakarta.
Perkembangan Pengeluaran Makanan
Untuk kategori pengeluaran makanan, Kabupaten Purwakarta mencatat nilai 770140 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Nilai ini mengalami penurunan 8,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan menempati urutan ke 15 dari 27 wilayah di Jawa Barat. Penurunan ini menjadi salah satu yang terbesar di provinsi untuk kategori makanan, hanya lebih baik dibandingkan Kota Bogor yang turun 6,6 persen dan Kota Cirebon yang turun 3,3 persen pada periode pengamatan yang sama.