Badan Pusat Statistik mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Karo tahun 2025 mencapai 360984 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 27,4 persen dibandingkan tahun 2024. Kenaikan ini merupakan peningkatan tertinggi yang tercatat sepanjang periode data 2018 hingga 2025 untuk wilayah tersebut.
(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Albania 2024)
Sepanjang delapan tahun periode pencatatan, pengeluaran masyarakat Kabupaten Karo pada kategori ini mengalami pergerakan naik turun. Pada tahun 2019 tercatat penurunan sebesar 23,1 persen setelah itu naik kembali 22,1 persen pada tahun 2020. Selanjutnya terjadi kenaikan sedikit pada tahun 2021, penurunan sedikit pada tahun 2022, kenaikan 17,6 persen pada 2023, penurunan sedikit pada 2024 sebelum akhirnya melonjak tinggi pada tahun 2025.
Berdasarkan data perbandingan se-provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Karo menempati urutan kelima untuk nilai pengeluaran aneka barang dan jasa tahun 2025. Empat wilayah di atasnya secara berurutan adalah Kota Medan, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi dan Kota Pematang Siantar. Secara nasional, Kabupaten Karo berada pada peringkat 81 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia, sedangkan secara wilayah pulau Sumatera menempati urutan ke 19.
Untuk kategori pengeluaran total per kapita per bulan gabungan makanan dan bukan makanan, Kabupaten Karo tahun 2025 tercatat mencapai 1948583 rupiah. Dari nilai total tersebut, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa menyumbang sekitar 18,5 persen. Sementara itu pengeluaran untuk makanan mencapai 1187436 rupiah dan pengeluaran bukan makanan mencapai 761146 rupiah per kapita per bulan.
Badan Pusat Statistik juga mencatat pertumbuhan pengeluaran Kabupaten Karo pada tahun 2025 berada di atas sebagian besar wilayah lain di Sumatera Utara. Dari 33 kabupaten kota di provinsi ini, hanya tiga wilayah yang mencatat pertumbuhan lebih tinggi dari Kabupaten Karo yaitu Kabupaten Samosir 33,6 persen, Kabupaten Labuhan Batu Utara 33,4 persen dan Kabupaten Padang Lawas Utara 30 persen. Peringkat Kabupaten Karo pada kategori ini naik tiga peringkat dibandingkan posisi tahun sebelumnya.
Perbandingan dengan 5 Wilayah Teratas Sumatera Utara
Kota Medan sebagai wilayah dengan pengeluaran tertinggi mencatat nilai 431501 rupiah per kapita per bulan untuk kategori aneka barang dan jasa tahun 2025. Wilayah ini justru mencatat penurunan sebesar 5,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kota Binjai pada posisi kedua mencatat nilai 399884 rupiah dengan penurunan 2,8 persen, Kota Tebing Tinggi posisi ketiga 381364 rupiah dengan penurunan 5,9 persen dan Kota Pematang Siantar posisi keempat 361334 rupiah dengan kenaikan 5,4 persen. Seluruh empat wilayah teratas ini tidak mengalami pertumbuhan setinggi Kabupaten Karo pada tahun berjalan.
(Baca: Penduduk Kabupaten Kepulauan Aru Menghabiskan Rp159 per Kapita per Minggu untuk Membeli Kelapa)
Struktur Pengeluaran Makanan Masyarakat
Kabupaten Karo mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk makanan menjadi yang tertinggi se-Provinsi Sumatera Utara tahun 2025 dengan nilai 1187436 rupiah. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 5,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Posisi pertama ini mengungguli Kabupaten Samosir pada urutan kedua, Kabupaten Toba Samosir urutan ketiga dan Kota Tebing Tinggi urutan keempat. Pertumbuhan pengeluaran makanan di wilayah ini juga berada di atas rata-rata pertumbuhan provinsi untuk kategori yang sama.
Pengeluaran Bukan Makanan
Untuk kategori pengeluaran bukan makanan, Kabupaten Karo menempati urutan kedelapan dari 33 kabupaten kota di Sumatera Utara tahun 2025 dengan nilai 761146 rupiah per kapita per bulan. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadikannya salah satu pertumbuhan tertinggi di provinsi ini pada kategori tersebut. Kenaikan ini mendorong peningkatan peringkat sebanyak 6 posisi dibandingkan pencatatan tahun 2024. Pertumbuhan pada kategori ini utamanya didorong oleh kenaikan pengeluaran untuk perawatan, kecantikan dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Perkembangan Lima Tahun Terakhir
Sepanjang lima tahun terakhir, rata-rata pengeluaran aneka barang dan jasa di Kabupaten Karo mencapai 289582 rupiah per kapita per bulan. Nilai tahun 2025 tercatat 24,6 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata lima tahun tersebut. Dari seluruh periode pencatatan, penurunan terdalam terjadi pada tahun 2019 sedangkan kenaikan tertinggi tercatat pada tahun 2025. Tidak ada anomali diluar pergerakan normal ekonomi pada seluruh periode data yang tersedia, semua pergerakan nilai masih sejalan dengan perubahan kondisi konsumsi masyarakat secara umum di wilayah Sumatera Utara.