Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk kecantikan per kapita per bulan di Kabupaten Banjar pada tahun 2024 sebesar 35.438 rupiah, mengalami kenaikan sebesar 7,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai ini merupakan hasil selisih pengeluaran tahun 2024 dengan tahun 2023 yang sebesar 32.847 rupiah, di mana selisihnya mencapai 2.591 rupiah per kapita per bulan. Informasi ini diolah dari data Susenas BPS.
(Baca: Cek Harga Emas Hari Ini Selasa, 21 April 2026: Naik ke Rp2,88 Juta)
Bandingkan dengan total pengeluaran per kapita sebulan, pengeluaran untuk kecantikan di Kabupaten Banjar hanya menyumbang sekitar 1,68 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa yang sebesar 210.417 rupiah. Jika dibandingkan dengan pengeluaran untuk makanan jadi yang sebesar 282.910 rupiah, pengeluaran kecantikan hanya sekitar 12,53 persen dari nilai tersebut. Pengeluaran untuk kecantikan juga lebih rendah dibandingkan pengeluaran untuk perawatan (51.174 rupiah), sabun mandi (54.372 rupiah), dan rokok serta tembakau (127.248 rupiah).
Mengamati data historis dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran untuk kecantikan di Kabupaten Banjar mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, nilai pengeluaran sebesar 31.634 rupiah, lalu turun sedikit menjadi 27.534 rupiah pada tahun 2019. Tahun 2020, pengeluaran naik sebesar 41,1 persen menjadi 38.863 rupiah, kemudian naik lagi sebesar 30,5 persen menjadi 50.700 rupiah pada tahun 2021 yang merupakan pengeluaran tertinggi selama tujuh tahun ini. Setelah itu, pengeluaran turun sebesar 26,3 persen menjadi 37.387 rupiah pada tahun 2022, lalu turun sedikit lagi sebesar 12,1 persen menjadi 32.847 rupiah pada tahun 2023 sebelum naik kembali pada tahun 2024.
Dalam perbandingan di tingkat provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Banjar menempati peringkat ke-13 untuk pengeluaran kecantikan per kapita sebulan pada tahun 2024. Peringkat teratas di provinsi dipegang oleh Kabupaten Tabalong dengan nilai 66.969 rupiah yang mengalami kenaikan sebesar 105,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, diikuti oleh Kota Banjarmasin (53.752 rupiah, naik 17,2 persen), Kabupaten Tanah Bumbu (51.363 rupiah, turun 6,7 persen), Kabupaten Hulu Sungai Utara (49.512 rupiah, naik 32,9 persen), dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (46.721 rupiah, naik 16,7 persen). Di tingkat pulau Kalimantan, Kabupaten Banjar berada di peringkat ke-42, dan di tingkat nasional berada di peringkat ke-221.
Kota Banjar Baru
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Banjar Baru pada tahun 2024 sebesar 999.000 rupiah, turun sedikit sebesar 3,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1.030.796 rupiah. Kota ini menempati peringkat ke-1 di provinsi Kalimantan Selatan untuk kategori pengeluaran bukan makanan. Untuk pengeluaran total makanan dan bukan makanan, Kota Banjar Baru berada di peringkat ke-1 dengan nilai 1.868.538 rupiah pada tahun 2024, turun sebesar 8,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kota Banjar Baru sebesar 869.539 rupiah pada tahun 2024, hampir stagnan dengan tahun sebelumnya yang sebesar 869.962 rupiah, menempati peringkat ke-4 di provinsi.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Nusa Tenggara Barat | 2025)
Kota Banjarmasin
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Banjarmasin pada tahun 2024 sebesar 950.619 rupiah, naik sebesar 12,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 846.416 rupiah, menempati peringkat ke-2 di provinsi. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di Kota Banjarmasin sebesar 1.793.372 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-3 di provinsi. Untuk pengeluaran makanan, Kota Banjarmasin memiliki nilai 842.753 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-5 di provinsi.
Kabupaten Tanah Bumbu
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Tanah Bumbu pada tahun 2024 sebesar 940.270 rupiah, naik sebesar 10,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 853.313 rupiah, menempati peringkat ke-3 di provinsi. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 1.829.769 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 5,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-2 di provinsi. Pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 889.498 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 12,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-2 di provinsi.
Kabupaten Tabalong
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Tabalong pada tahun 2024 sebesar 801.281 rupiah, naik sebesar 8,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 739.134 rupiah, menempati peringkat ke-4 di provinsi. Pengeluaran total makanan dan bukan makanan di Kabupaten Tabalong sebesar 1.677.695 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 7,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-4 di provinsi. Pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan di Kabupaten Tabalong sebesar 876.414 rupiah pada tahun 2024, naik sebesar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menempati peringkat ke-3 di provinsi.