Terancam Jadi "Standalone Market", IHSG Anjlok 11% (Jumat, 16 Oktober 2026)

1
Nabilah Muhamad 16/10/2026 17:19 WIB
Image Loader
Memuat...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2 Januari-16 Oktober 2026
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 11,57% ke level 5.185,10 pada penutupan perdagangan Jumat (16/10/2026).

IHSG jatuh setelah penyedia indeks saham global, MSCI, membuka wacana untuk mengubah status pasar saham Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

MSCI memberikan status standalone market untuk pasar modal yang dinilai mengalami penurunan serius dalam hal aksesibilitas, ukuran, dan likuiditas pasar.

"MSCI menganggap klasifikasi berkelanjutan Indonesia sebagai emerging market tidak lagi sesuai," kata MSCI, dikutip dari Katadata.co.id, Jumat (16/10/2026).

Namun, wacana ini masih dalam tahap konsultasi dan belum menjadi keputusan final.

MSCI membuka kesempatan bagi pelaku pasar untuk memberikan tanggapan hingga 30 April 2027, sedangkan keputusan akhir akan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.

Usai pengumuman MSCI ini, seluruh atau 11 sektor saham dalam Indeks Sektoral IDX-IC terkoreksi.

Sektor barang baku turun paling dalam hingga 13,37%, diikuti sektor kesehatan dan sektor infrastruktur yang masing-masing jatuh 13,16% dan 13%.

Menurut data RTI Business, frekuensi perdagangan saham dalam negeri hari ini mencapai 2,13 juta kali transaksi, total saham berpindah tangan 68,61 miliar lembar dengan nilai total transaksi Rp32,01 triliun.

Sebanyak 775 saham ditutup melemah hari ini, 10 saham stagnan, dan 10 saham menguat.

Sebanyak 28 emiten menjadi top loser setelah kompak anjlok 15%, antara lain APIC, BBKP, BELI, BFIN, BHIT, BLTZ, BMAS, BSBK, ESIP, ESSA, FUJI, FWCT, GPSO, HRTA, INET, KBAG, MERI, MSIN, NTBK, PANI, PGAS, ROCK, SIPD, SMGR, SOSS, SQMI, SRAJ, dan VKTR.

Sementara itu, emiten top gainer diisi oleh BSWD yang terbang 25%, diikuti ABDA yang naik 24,93% dan TRUK yang menguat 24,81%.

Berbeda dengan IHSG, bursa kawasan Asia sore ini cenderung menguat. Indeks Nikkei naik 1,39% ke 65.324,29; indeks Hang Seng naik 0,52% ke 24.186.83; indeks Shanghai naik 0.24% ke 3.716,28; dan indeks Strait Times naik 0,22% ke 5.414,53.

(Baca: IHSG Tertekan ke Level 5.863 (Kamis, 15 Oktober 2026))

Editor : Adi Ahdiat

Data Pasar

Macro update by
16 October 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Sep) 3,28% +0.09
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.037 +0.01
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Agu) 992,20 +25.98
Neraca perdagangan (Agu) 3,55 +2,814.03
Impor Migas (Agu) 3,53 -6.37
Ekspor (Agu) 26,61 +1.51
Impor (Agu) 23,06 -11.63
Kunjungan Wisman (Agu) 1,60 +4.89
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...