IHSG Melemah Bersama Bursa Kawasan Asia (Kamis, 26 Maret 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,89% ke level 7.164,09 pada penutupan perdagangan Kamis (26/3/2026).
Penurunan ini terjadi seiring dengan melemahnya bursa kawasan Asia.
Sore ini indeks Nikkei turun 0,27% ke 53.603,65; indeks Hang Seng turun 1,89% ke 24.856,43; indeks Shanghai turun 1,09% ke 3.889,08; dan indeks Strait Times turun 0,34% ke 4.887,76.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, 10 dari 11 sektor saham dalam negeri terkoreksi hari ini.
Sektor energi turun paling dalam hingga 2,91%, disusul sektor industri dan sektor barang konsumen non-primer yang masing-masing turun 2,79% dan 2,30%.
Sementara, hanya ada satu sektor yang menguat, yakni sektor transportasi yang naik 2,96%.
Menurut data RTI Business, frekuensi perdagangan saham dalam negeri hari ini 1,73 juta kali transaksi, total saham berpindah tangan 31,14 miliar lembar, dan nilai transaksi mencapai Rp32,35 triliun.
Sebanyak 380 saham ditutup melemah hari ini, lalu 292 saham menguat, dan 148 saham stagnan.
Emiten top losers hari ini adalah DEFI dan ROCK yang sama-sama turun 15%, disusul INDS yang terkoreksi 14,90%.
Di sisi lain, emiten berkode AYLS menjadi top gainer setelah menguat 34,55%, diikuti KUAS yang naik 30,38% dan TALF yang menguat 25%.
(Baca: IHSG Menguat setelah Libur Lebaran (Rabu, 25 Maret 2026))