10 Klub BRI Super League Indonesia dengan Nilai Pasar Termahal (11 Juli 2025)

1
Akbar Ridwan 11/07/2025 13:58 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Klub BRI Super League Indonesia dengan Nilai Pasar Tertinggi (11 Juli 2025)*
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut data Transfermarkt, Dewa United Banten FC menjadi klub sepak bola BRI Super League dengan nilai pasar tertinggi di Indonesia per Jumat (11/7/2025). Capaian ini diperoleh setelah nilai pasar klub mengalami kenaikan 11,3%.

Di peringkat ke-2, ditempati klub asal Provinsi Jawa Barat, yakni Persib Bandung. Pada 15 Juni 2025, Persib menduduki peringkat 1, tapi kini turun 1 peringkat setelah nilai pasar klub turun 4%.

Di posisi ke-3, ada PSM Makassar yang sebelumnya menduduki peringkat ke-6. Posisi PSM naik setelah adanya kenaikan nilai pasar 3,9%.

Di peringkat ke-4, ditempati klub asal Pulau Kalimantan, yakni Borneo FC Samarinda. Pada 15 Juni, Borneo FC berada di peringkat 2 dan penurunan terjadi karena nilai pasarnya turun hingga 9,3%.

Sementara di posisi ke-5, ada klub promosi, yakni PSIM Yogyakarta. Menurut data Transfermarkt, capaian ini diperoleh setelah nilai pasar klub melonjak hingga 71,3% dari nilai sebelumnya.

Adapun 10 klub dengan nilai pasar tertinggi di BRI Super League per 11 Juli 2025 pukul 11.13 WIB antara lain:

  1. Dewa United Banten FC: Rp92,30 miliar (naik 11,3%)
  2. Persib Bandung: Rp86,65 miliar (turun 4%)
  3. PSM Makassar: Rp80,56 miliar (naik 3,9%)
  4. Borneo FC Samarinda: Rp78,39 miliar (turun 9,3%)
  5. PSIM Yogyakarta (tim promosi): Rp76,22 miliar (naik 71,3%)
  6. Bhayangkara Presisi Lampung FC (tim promosi): Rp75,52 miliar (naik 70,1%)
  7. Persija Jakarta: Rp73,44 miliar (turun 7,7%)
  8. Persebaya Surabaya: Rp68,57 miliar (turun 15,5%)
  9. Bali United FC: Rp64,23 miliar (turun 16,1%)
  10. Semen Padang FC: Rp60,58 miliar (naik 36,1%)

(Baca: Klub Bola ASEAN dengan Jumlah Penonton Kandang Tertinggi 2024/2025)

Data Pasar

Macro update by
12 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.864 +0.19
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...