Cadangan Devisa Indonesia Susut US$ 200 Juta pada April 2019

1
Dwi Hadya Jayani 09/05/2019 10:55 WIB
Image Loader
Memuat...
Cadangan Devisa April 2018-April 2019 (US$ miliar)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Bank Indonesia (BI) merilis data cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2019 sebesar US$ 124,3 miliar. atau sekitar Rp 1.777,5 triliun (kurs US$ = Rp 14.300). Angka ini susut sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 2,86 triliun dibandingkan dengan posisi Maret 2019 sebesar US$ 124,5 miliar atau Rp 1.780,3 triliun.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan, posisi cadangan devisa April 2019 dipengaruhi oleh penerimaan devisa migas, penerimaan valas lainnya, dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Meskipun turun, BI menilai posisi cadangan devisa relatif stabil.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7 bulan impor atau 6,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Selain itu, cadangan devisa berada di atas standar kecukupan internasional sebesar 3 bulan impor. BI menilai cadangan devisa ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal, serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

(Baca Databoks: Rupiah Menguat, Cadangan Devisa BI Desember Mencapai Rp 1.736 Triliun

Editor : Hari Widowati

Data Pasar

Macro update by
01 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17.844 -0.14
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Apr) 0,13% -0.28
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...