Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas di Provinsi Riau pada tahun 2026 mencapai 5.070.520 jiwa. Angka ini menjadi nilai tertinggi sepanjang catatan historis sejak 2008, setelah tumbuh 1,69 persen dibandingkan tahun 2025. Selama 19 tahun periode pencatatan, data menunjukkan tren naik secara konsisten dengan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 1,98 persen, hanya terjadi satu kali penurunan pada tahun 2022 sebesar 4,58 persen. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir berada di angka 1,33 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata keseluruhan periode, sementara rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir hanya 0,33 persen akibat anomali penurunan pada 2022. Kenaikan tertinggi sepanjang sejarah terjadi pada tahun 2011 dengan pertumbuhan 4,24 persen.
(Baca: Biaya Pendidikan di Kabupaten Sorong Selatan Bulan Juni Naik 0,86%)
Seluruh periode pencatatan, posisi Riau secara konsisten menempati peringkat ke 4 di wilayah Pulau Sumatera dan peringkat ke 10 secara nasional untuk indikator jumlah penduduk usia produktif ini. Tidak terjadi perubahan peringkat baik di level pulau maupun nasional selama 19 tahun terakhir, meskipun terjadi fluktuasi nilai pertumbuhan setiap tahunnya. Fluktuasi yang dimaksud adalah variasi pertumbuhan tahunan yang berkisar antara minus 4,58 persen hingga positif 4,24 persen, dengan selisih penambahan penduduk per tahun berada di rentang 27 ribu jiwa hingga 158 ribu jiwa. Nilai penduduk usia 15 tahun ke atas Riau pada 2026 tercatat berada di atas rata-rata nilai keseluruhan periode.
Sulawesi Selatan
Sulawesi Selatan menempati peringkat pertama wilayah Sulawesi dan peringkat 7 nasional untuk jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas pada tahun terakhir, dengan total penduduk mencapai 7.391.278 jiwa. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penambahan jumlah penduduk sebanyak 93.092 jiwa. Nilai penduduk usia produktif di provinsi ini tercatat 45,8 persen lebih besar dibandingkan nilai Provinsi Riau, dan menjadi satu-satunya wilayah di luar Pulau Sumatera yang memiliki nilai penduduk usia 15 tahun ke atas lebih tinggi dari Riau pada periode yang sama.
Lampung
Lampung berada pada peringkat kedua Pulau Sumatera dan peringkat 8 nasional, dengan total penduduk usia 15 tahun ke atas mencapai 7.241.025 jiwa pada tahun terakhir. Pertumbuhan wilayah ini tercatat 1,32 persen atau setara dengan penambahan 94.027 jiwa penduduk usia produktif dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai penduduk wilayah ini 42,8 persen lebih tinggi dibandingkan Provinsi Riau, dengan tingkat pertumbuhan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir Riau. Lampung menjadi provinsi kedua di Sumatera dengan jumlah penduduk usia produktif terbesar.
Sumatera Selatan
(Baca: Nilai Tertinggi Jalur Prestasi Masuk SMA Negeri 1 Juntinyuat SPMB 2026)
Sumatera Selatan menempati peringkat ketiga wilayah Pulau Sumatera dan peringkat 9 nasional, dengan total penduduk usia 15 tahun ke atas sebesar 6.718.312 jiwa pada tahun terakhir. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan 1,42 persen atau penambahan 93.784 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai penduduk usia produktif Sumatera Selatan tercatat 32,5 persen lebih besar dibandingkan Provinsi Riau, dengan tingkat pertumbuhan yang melebihi rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir Riau sebesar 0,09 poin persen. Peringkat ini tetap tidak berubah selama 5 tahun terakhir di wilayah Pulau Sumatera.
Sumatera Barat
Sumatera Barat berada pada peringkat kelima wilayah Pulau Sumatera dan peringkat 11 nasional, dengan total penduduk usia 15 tahun ke atas mencapai 4.518.832 jiwa pada tahun terakhir. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan 1,52 persen atau setara penambahan 67.653 jiwa penduduk usia produktif dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai penduduk wilayah ini 10,9 persen lebih rendah dibandingkan Provinsi Riau, namun memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Riau tahun 2026 sebesar 0,17 poin persen. Peringkat Sumatera Barat berada tepat dibawah peringkat Riau secara nasional.
Kalimantan Barat
Kalimantan Barat menempati peringkat pertama wilayah Pulau Kalimantan dan peringkat 12 nasional, dengan total penduduk usia 15 tahun ke atas sebesar 4.373.745 jiwa pada tahun terakhir. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan 1,5 persen atau penambahan 64.656 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai penduduk usia produktif Kalimantan Barat tercatat 13,7 persen lebih rendah dibandingkan Provinsi Riau, dengan tingkat pertumbuhan yang melebihi pertumbuhan Riau tahun 2026 sebesar 0,19 poin persen. Wilayah ini menjadi provinsi terbesar di Pulau Kalimantan untuk indikator jumlah penduduk usia produktif.
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Barat menempati peringkat pertama wilayah Nusa Tenggara dan Bali serta peringkat 13 nasional, dengan total penduduk usia 15 tahun ke atas mencapai 4.247.560 jiwa pada tahun terakhir. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan 1,84 persen atau setara penambahan 76.697 jiwa penduduk usia produktif dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai penduduk wilayah ini 16,2 persen lebih rendah dibandingkan Provinsi Riau, namun memiliki tingkat pertumbuhan tertinggi dibandingkan seluruh provinsi yang dibandingkan pada data ini, termasuk melebihi pertumbuhan Riau tahun 2026.