Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDRB ADHK Sektor Informasi dan Komunikasi Kepulauan Bangka Belitung pada kuartal I 2026 tercatat sebesar 583,52 Rp miliar. Data historis sejak kuartal I 2010 menunjukkan tren nilai secara konsisten naik selama 16 tahun, dengan total peningkatan sebesar 310,64 persen dari nilai awal 142,1 Rp miliar. Selama seluruh periode pengamatan, nilai mengalami kenaikan pada 57 dari total 65 periode pencatatan, hanya mengalami penurunan pada 7 periode.
(Baca: Rata - Rata Upah di Jambi Naik 2,27%(Data Desember 2024))
Kuartal I 2026 mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,99 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Rata-rata pertumbuhan 3 kuartal terakhir berada di angka minus 1,58 persen, sementara rata-rata 4 kuartal terakhir sebesar 1,41 persen dan rata-rata 5 kuartal terakhir mencapai 2,17 persen. Kondisi 3 kuartal terakhir menunjukkan performa yang lebih buruk dibandingkan rata-rata keseluruhan periode yang mencapai 2,25 persen per kuartal.
Nilai tertinggi sepanjang sejarah terjadi pada kuartal III 2025 dengan nilai 615,04 Rp miliar, sedangkan nilai terendah tercatat pada awal periode pencatatan tahun 2010. Terjadi anomali penurunan sebesar 7,88 persen pada kuartal IV 2025 yang merupakan penurunan terbesar selama 5 tahun terakhir, sebelum akhirnya kembali naik sedikit pada kuartal pertama 2026. Selama periode ini, peringkat Kepulauan Bangka Belitung di wilayah Sumatera secara konsisten berada di urutan 10.
Pada kuartal terakhir, peringkat nasional Kepulauan Bangka Belitung berada di urutan 29. Nilai PDRB sektor ini Kepulauan Bangka Belitung berada di atas nilai provinsi Maluku, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat dan Papua Tengah yang tercatat dalam data perbandingan. Sementara itu pertumbuhan pada kuartal terakhir menempatkan provinsi ini berada di atas 4 dari 6 provinsi pembanding.
Sepanjang 16 tahun pencatatan, rata-rata nilai PDRB sektor informasi dan komunikasi Kepulauan Bangka Belitung adalah 313,27 Rp miliar. Nilai kuartal terakhir saat ini tercatat berada jauh di atas rata-rata historis. Meskipun sempat mengalami penurunan pada satu periode akhir 2025, tren jangka panjang sektor ini di provinsi ini tetap menunjukkan arah kenaikan yang konsisten.
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Barat menempati urutan 26 secara nasional untuk nilai PDRB ADHK Sektor Informasi dan Komunikasi pada kuartal terakhir, dengan nilai tercatat sebesar 814,13 Rp miliar. Wilayah ini mengalami penurunan nilai sebesar 0,95 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, dengan selisih penurunan sebesar 7,81 Rp miliar. Di wilayah pulau Nusa Tenggara dan Bali, provinsi ini menempati urutan ketiga. Nilai wilayah ini berada 39,5 persen lebih tinggi dibandingkan nilai Kepulauan Bangka Belitung pada periode yang sama.
Kalimantan Utara
Kalimantan Utara tercatat berada di peringkat 27 secara nasional dengan nilai PDRB sektor informasi dan komunikasi sebesar 674,03 Rp miliar pada kuartal terakhir. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 0,51 persen dibandingkan periode sebelumnya, dengan selisih penurunan sebesar 3,46 Rp miliar. Di wilayah pulau Kalimantan, provinsi ini berada di urutan keempat. Nilai wilayah ini masih berada di atas nilai Kepulauan Bangka Belitung, dengan selisih sebesar 90,51 Rp miliar pada kuartal yang dicatat.
(Baca: Desember 2024, Rata - Rata Upah di Sulawesi Utara Rp.23.831 per Jam)
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat menempati peringkat 28 secara nasional dengan nilai tercatat 597,94 Rp miliar pada kuartal terakhir. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan tertinggi diantara seluruh provinsi pembanding yaitu sebesar 9,51 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, dengan peningkatan nilai sebesar 51,94 Rp miliar. Di wilayah pulau Sulawesi, provinsi ini berada di urutan kelima. Nilai wilayah ini hanya sedikit lebih tinggi 2,47 persen dibandingkan nilai Kepulauan Bangka Belitung pada periode yang sama.
Papua Tengah
Papua Tengah tercatat berada di peringkat 30 secara nasional dengan nilai PDRB sektor informasi dan komunikasi sebesar 470,81 Rp miliar pada kuartal terakhir. Wilayah ini mengalami pertumbuhan sebesar 1,71 persen dibandingkan periode sebelumnya, dengan peningkatan nilai sebesar 7,92 Rp miliar. Di wilayah pulau Papua, provinsi ini menempati urutan kedua. Nilai wilayah ini berada 19,3 persen lebih rendah dibandingkan nilai yang dicatatkan oleh Kepulauan Bangka Belitung pada kuartal yang sama.
Kalimantan Tengah
Kalimantan Tengah menempati peringkat 31 secara nasional dengan nilai tercatat 457,20 Rp miliar pada kuartal terakhir. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 5,80 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, dengan penurunan nilai sebesar 28,17 Rp miliar. Di wilayah pulau Kalimantan, provinsi ini berada di urutan kelima. Nilai wilayah ini berada 21,65 persen lebih rendah dibandingkan nilai PDRB sektor informasi dan komunikasi Kepulauan Bangka Belitung pada periode pencatatan yang sama.
Maluku
Maluku tercatat berada di peringkat terendah yaitu urutan 32 secara nasional dengan nilai PDRB sektor informasi dan komunikasi sebesar 418,32 Rp miliar pada kuartal terakhir. Wilayah ini mengalami pertumbuhan sangat sedikit yaitu sebesar 0,09 persen dibandingkan periode sebelumnya, dengan peningkatan nilai hanya sebesar 0,36 Rp miliar. Di wilayah pulau Maluku, provinsi ini menempati urutan pertama. Nilai wilayah ini berada 28,31 persen lebih rendah dibandingkan nilai yang dicatatkan oleh Kepulauan Bangka Belitung.