Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 5,83 juta kasus pada Rabu, 30 November 2022. Cina (RRC - Tiongkok) berada di urutan pertama dengan penambahan kasus Omicron per minggu tumbuh 140,79 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak 667 jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini naik 140,79 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Setelahnya Aljazair di urutan kedua. Dibandingkan pekan sebelumnya, penambahan kasus Omicron di negara ini tumbuh 20,86 persen. Jumlah penambahan kasus Omicron di negara ini dilaporkan 365 jiwa. Sedangkan untuk statistik harian jumlah penambahan kasus Omicron terlihat naik 12,31 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 325 jiwa.
Berikutnya, Vietnam dengan penambahan kasus Omicron 4.621 kasus (naik 10,13%), penambahan kasus Omicron di Benin naik 9,15 persen menjadi 513 kasus dibandingkan pekan sebelumnya dan Peru dengan penambahan kasus Omicron 22.929 kasus (naik 7,91%)
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data hari ini tercatat ada 28.649 kasus atau naik 0 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.