Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDRB ADHB Sektor Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan; Pos dan Kurir Provinsi Kalimantan Selatan akhir tahun 2025 mencapai 1820,86 Rp miliar. Sepanjang periode 2010 hingga 2025, sektor ini menunjukkan tren naik secara konsisten dengan total peningkatan 346,29% selama 16 tahun, atau rata-rata tumbuh 10,49% per tahun. Hanya tercatat satu kali penurunan pada tahun 2020 turun 6,35%, sementara 14 periode lainnya mengalami pertumbuhan positif.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kep. Riau 2025)
Tahun 2023 tercatat sebagai periode dengan pertumbuhan tertinggi dalam 5 tahun terakhir, yakni mencapai 24,55%. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir mencapai 14,60%, angka ini lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir sebesar 11,33% dan juga melampaui rata-rata pertumbuhan keseluruhan periode sebesar 10,70%. Peringkat Kalimantan Selatan di lingkup Pulau Kalimantan stabil di urutan ke-4 sejak tahun 2013 hingga 2025, sedangkan peringkat nasional saat ini berada di urutan 15.
Pada tahun 2025, pertumbuhan sektor ini Kalimantan Selatan tercatat 7,57%, sedikit lebih rendah dibanding rata-rata pertumbuhan 3 tahun sebelumnya. Satu-satunya anomali penurunan hanya terjadi pada tahun 2020, setelah itu sektor ini kembali menunjukkan pertumbuhan positif secara berkelanjutan hingga tahun 2025. Kenaikan nilai tertinggi sepanjang sejarah tercatat pada tahun 2023 dengan penambahan nilai sebesar 298,75 Rp miliar dibanding tahun sebelumnya.
Dari data perbandingan antar provinsi, Kalimantan Selatan menempati posisi di atas Kalimantan Tengah namun berada di bawah Kalimantan Barat untuk lingkup Pulau Kalimantan. Secara nilai absolut tahun 2025, provinsi ini masih kalah dibanding DI Yogyakarta yang mencatatkan nilai hampir 50% lebih tinggi. Peringkat nasional Kalimantan Selatan stabil di urutan 15 selama 4 tahun terakhir, tidak mengalami pergeseran peringkat baik naik maupun turun.
Selama 5 tahun terakhir, tidak ada perubahan peringkat wilayah Kalimantan Selatan di tingkat pulau, tetap konsisten berada di urutan 4 dari seluruh provinsi di Kalimantan. Meskipun pertumbuhan tahun 2025 sedikit melambat dibanding 2 tahun sebelumnya, tren jangka panjang sektor ini tetap menunjukkan peningkatan nilai yang berkelanjutan tanpa indikasi kontraksi berkepanjangan.
DI Yogyakarta
DI Yogyakarta menempati urutan teratas daftar perbandingan dengan nilai PDRB sektor pergudangan dan kurir tahun 2025 mencapai 2681,1 Rp miliar. Provinsi ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,07% pada tahun terakhir, dengan penambahan nilai sebesar 176,95 Rp miliar dibanding tahun sebelumnya. Secara nasional DI Yogyakarta berada di peringkat 12, menjadi satu-satunya wilayah dari Pulau Jawa dalam daftar perbandingan ini dengan nilai yang melampaui seluruh provinsi di Pulau Kalimantan dan Sumatera yang tercatat.
Kalimantan Barat
Kalimantan Barat memiliki nilai PDRB sektor pergudangan dan jasa kurir tahun 2025 sebesar 2442,5 Rp miliar, dengan pertumbuhan tahunan 6,26%. Provinsi ini menempati peringkat ke-3 di wilayah Pulau Kalimantan dan peringkat 13 secara nasional. Nilai penambahan tahunan yang tercatat mencapai 143,92 Rp miliar, menjadikan Kalimantan Barat sebagai provinsi dengan performa kedua terbaik setelah DI Yogyakarta dalam daftar perbandingan ini.
(Baca: Volume Ekspor Hasil Industri Lainnya Provinsi Kalimantan Selatan Mei 2026)
Lampung
Lampung mencatatkan nilai PDRB sektor ini sebesar 2119,57 Rp miliar pada tahun 2025, dan menjadi satu-satunya wilayah dalam daftar perbandingan yang mengalami kontraksi pertumbuhan dengan angka minus 2,42%. Penurunan nilai sebesar 52,52 Rp miliar ini menjadikan Lampung berada di peringkat ke-3 wilayah Pulau Sumatera dan peringkat 14 secara nasional.
Sumatera Selatan
Sumatera Selatan mencatatkan nilai PDRB sektor pergudangan dan kurir tahun 2025 sebesar 1547,68 Rp miliar, dengan pertumbuhan positif 10,01%. Penambahan nilai tahunan mencapai 140,88 Rp miliar, menempatkan provinsi ini di urutan ke-4 wilayah Pulau Sumatera dan peringkat 16 secara nasional. Angka pertumbuhan ini termasuk tinggi dibanding provinsi lain dalam daftar perbandingan.
Kalimantan Tengah
Kalimantan Tengah memiliki nilai PDRB sektor ini sebesar 1302,79 Rp miliar pada tahun 2025, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 12,49% menjadi yang tertinggi diantara seluruh provinsi dalam daftar perbandingan. Provinsi ini menempati urutan ke-5 di wilayah Pulau Kalimantan dan peringkat 17 secara nasional, dengan penambahan nilai tahunan mencapai 144,65 Rp miliar.
Jambi
Jambi mencatatkan nilai PDRB sektor pergudangan dan jasa kurir tahun 2025 sebesar 870,39 Rp miliar, dengan pertumbuhan 8,48%. Penambahan nilai tahunan sebesar 68,04 Rp miliar menempatkan provinsi ini di urutan ke-5 wilayah Pulau Sumatera dan peringkat 18 secara nasional, menjadi nilai terendah dalam daftar perbandingan yang tercatat.