Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat rata-rata positivity rate tujuh hari terakhir di Sumatera Barat sebesar 11,19 persen, update data per Sabtu, 26 November 2022. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang saat ini sebesar 13,9 persen.
(Baca: Daftar Kabupaten/Kota dengan Positivity Rate Aglomerasi Tujuh Hari Terakhir Tertinggi di NTT (Jumat, 25 November 2022))
Pasaman adalah kabupaten di urutan pertama dengan positivity rate tujuh hari terakhir tertinggi sebesar 27,27 persen. Kondisi positivity rate tujuh hari terakhir di kabupaten ini terlihat belum membaik karena terjadi peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat 15 persen.
Kondisi yang sama terjadi di kota Solok yang mencatatkan positivity rate tujuh hari terakhir sebesar 22,22 persen. Di kabupaten ini, positivity rate tujuh hari terakhir juga terlihat lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya yang baru 7,69 persen. Di urutan berikutnya kota Payakumbuh. Kabupaten di provinsi Sumatera Barat ini mencatatkan positivity rate tujuh hari terakhir sebesar 18,18 persen
(Baca: Harga Beras Kualitas Bawah II di Sulawesi Tenggara Termahal Nasional (Jumat, 25 November 2022))
Dharmasraya dan kota Padang Panjang berada di posisi selanjutnya dengan catatan positivity rate tujuh hari terakhir sebesar 16,67 persen dan 16,67 persen.
Secara nasional, rata-rata positivity rate tujuh hari terakhir di 34 provinsi saat ini dalam tren naik dibandingkan kondisi seminggu yang lalu yang baru di angka 13,57 persen.