Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Harapan Lama Sekolah (HLS) Kalimantan Barat pada akhir tahun 2025 mencapai 12,69 tahun. Selama 16 tahun periode pengamatan 2010 hingga 2025, indikator ini terus mencatatkan kenaikan tanpa pernah mengalami penurunan satu kali pun. Total peningkatan selama periode tersebut mencapai 17,61 persen, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 1,09 persen.
(Baca: Statistik Populasi Ayam Ras Pedaging Periode 2013-2025)
Kenaikan tertinggi Harapan Lama Sekolah Kalimantan Barat tercatat pada tahun 2013 dengan penambahan sebesar 0,49 tahun atau tumbuh 4,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara penambahan terendah terjadi sejak tahun 2022 hingga 2025, dimana setiap tahun hanya terjadi penambahan sebesar 0,01 tahun. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir hanya sebesar 0,08 persen, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir yang mencapai 0,14 persen.
Pada tahun 2025, Kalimantan Barat menempati peringkat ke 5 dari seluruh provinsi di wilayah Pulau Kalimantan, dan berada di peringkat 33 secara nasional. Peringkat ini tidak berubah sejak tahun 2024. Nilai HLS Kalimantan Barat tahun 2025 masih berada di atas rata-rata keseluruhan periode pengamatan, namun pertumbuhannya mengalami perlambatan sangat signifikan dalam 4 tahun terakhir.
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat mencatat nilai Harapan Lama Sekolah tahun 2025 sebesar 12,90 tahun, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 0,08 persen. Provinsi ini menempati peringkat 6 di wilayah Pulau Sulawesi dan peringkat 30 secara nasional. Nilai HLS Sulawesi Barat lebih tinggi 0,21 tahun dibandingkan Kalimantan Barat, dengan laju pertumbuhan tahunan yang identik pada periode terbaru. Peringkat nasional Sulawesi Barat 3 tingkat lebih baik dibandingkan posisi Kalimantan Barat.
Lampung
Lampung memiliki nilai Harapan Lama Sekolah akhir periode sebesar 12,79 tahun, dengan pertumbuhan tahunan 0,08 persen. Wilayah ini menempati peringkat 8 di Pulau Sumatera, dan berada di peringkat 31 secara nasional. Nilai indikator Lampung berada 0,10 tahun di atas Kalimantan Barat, dengan perbedaan peringkat nasional sebanyak 2 tingkat. Sama seperti seluruh provinsi pada kelompok peringkat bawah nasional, laju pertumbuhan HLS Lampung juga menunjukkan perlambatan.
(Baca: Top 10 Youtuber Dunia Mingguan | 11 Jul 2026)
Kalimantan Tengah
Kalimantan Tengah mencatatkan nilai Harapan Lama Sekolah tahun 2025 sebesar 12,78 tahun, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 0,08 persen. Sebagai sesama provinsi di Pulau Kalimantan, Kalimantan Tengah menempati peringkat 4 di pulau tersebut, satu peringkat lebih baik dibandingkan Kalimantan Barat. Secara nasional, Kalimantan Tengah berada di peringkat 32, hanya satu tingkat di atas posisi Kalimantan Barat. Selisih nilai indikator antara kedua provinsi ini hanya sebesar 0,09 tahun.
Papua Selatan
Papua Selatan memiliki nilai Harapan Lama Sekolah tahun 2025 sebesar 12,68 tahun, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 0,08 persen. Provinsi ini menempati peringkat 4 di wilayah Pulau Papua, dan berada di peringkat 34 secara nasional. Nilai HLS Papua Selatan hanya berbeda 0,01 tahun saja dibandingkan Kalimantan Barat, dengan perbedaan peringkat nasional hanya satu tingkat. Laju pertumbuhan indikator kedua wilayah ini benar-benar identik pada periode terbaru.
Sumatera Selatan
Sumatera Selatan mencatatkan nilai Harapan Lama Sekolah tahun 2025 sebesar 12,65 tahun, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 0,08 persen. Provinsi ini menempati peringkat 9 di wilayah Pulau Sumatera, dan berada di peringkat 35 secara nasional. Nilai indikator Sumatera Selatan berada 0,04 tahun di bawah Kalimantan Barat, dengan peringkat nasional dua tingkat lebih buruk dibandingkan posisi Kalimantan Barat.
Kep. Bangka Belitung
Kepulauan Bangka Belitung memiliki nilai Harapan Lama Sekolah tahun 2025 sebesar 12,50 tahun, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 0,08 persen. Wilayah ini menempati peringkat 10 di Pulau Sumatera, dan berada di peringkat 36 secara nasional. Nilai indikator Bangka Belitung berada 0,19 tahun di bawah Kalimantan Barat, menjadikannya provinsi dengan nilai HLS terendah pada kelompok perbandingan ini.