Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri) merilis data kumulatif harian sepeda motor Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur hingga 31 Juli 2026 mencatatkan nilai akhir sebesar 584.854 unit. Data historis sejak 17 Agustus 2023 menunjukkan tren kenaikan konsisten sepanjang periode pencatatan, dengan total pertumbuhan mencapai 13,71% selama hampir 3 tahun berjalan. Seluruh periode pencatatan hanya tercatat 10 hari penurunan nilai, dengan 480 hari mengalami kenaikan dan 102 hari nilai stagnan.
(Baca: PDRB Kabupaten Majalengka 2025: Rp50,57 Triliun, Tumbuh 6,86 Persen)
Rata-rata pertumbuhan 3 hari terakhir mencapai 0,0221%, sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 5 hari terakhir sebesar 0,0188%. Pertumbuhan 3 hari terakhir juga tercatat lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan keseluruhan periode sebesar 0,0218%. Nilai terendah dalam seluruh data historis tercatat pada awal periode 17 Agustus 2023, sementara nilai tertinggi tercapai tepat pada hari terakhir pencatatan 31 Juli 2026.
Pada hari terakhir pencatatan, Kabupaten Nganjuk menempati peringkat 55 di wilayah Pulau Jawa dan peringkat 72 secara nasional. Dibandingkan wilayah lain pada pulau yang sama, nilai sepeda motor Nganjuk berada di bawah Kabupaten Lamongan (590.889 unit, peringkat 53), Kabupaten Semarang (590.308 unit, peringkat 54), namun masih di atas Kabupaten Boyolali, Kabupaten Magelang dan Kabupaten Karanganyar.
Penyimpangan pertumbuhan terbesar tercatat pada bulan Desember 2023, dimana terjadi lonjakan sebesar 9.636 unit dalam satu hari, peningkatan paling tinggi sepanjang sejarah pencatatan. Sementara penurunan terbesar hanya mencapai 3 unit dalam satu hari, sehingga pergerakan nilai secara umum sangat stabil dengan fluktuasi harian yang sangat kecil hampir di seluruh periode.
Nilai akhir pencatatan per 31 Juli 2026 juga tercatat berada di atas rata-rata nilai keseluruhan periode. Slope linear pergerakan data menunjukkan penambahan rata-rata sekitar 93 unit setiap hari pencatatan, konsisten tanpa penurunan tren yang signifikan sepanjang hampir 3 tahun pengamatan data.
Kabupaten Lamongan
Kabupaten Lamongan menempati urutan teratas diantara 6 wilayah yang dibandingkan, dengan nilai akhir sebesar 590.889 unit sepeda motor. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan harian sebesar 0,02% pada hari terakhir, dengan selisih penambahan 118 unit dibanding hari sebelumnya. Peringkat Lamongan berada di posisi 53 se-Pulau Jawa dan 69 secara nasional, menjadi wilayah dengan nilai tertinggi dan pertumbuhan terbaik pada periode pencatatan terakhir dibanding 5 wilayah lainnya yang dibandingkan.
Kabupaten Semarang
(Baca: Harga Paladium - Palladium Siang Hari Diperdagangkan US$1275.6 /Troy Ounce (Jumat, 31 Juli 2026))
Berada di posisi kedua adalah Kabupaten Semarang dengan total akumulasi sepeda motor sebanyak 590.308 unit. Wilayah ini hanya mencatatkan penambahan sebesar 6 unit pada hari terakhir, dengan pertumbuhan 0%. Peringkat Kabupaten Semarang tercatat di angka 54 untuk skala Pulau Jawa dan 70 secara nasional, hanya terpaut sekitar 581 unit dibawah Kabupaten Lamongan dengan selisih peringkat hanya 1 tingkat baik di tingkat pulau maupun nasional.
Kabupaten Kampar
Kabupaten Kampar merupakan satu-satunya wilayah dari luar Pulau Jawa dalam daftar perbandingan, yang mencatatkan nilai sebesar 589.935 unit. Wilayah Sumatera ini memiliki pertumbuhan 0,03% pada hari terakhir, penambahan tertinggi sebesar 162 unit dibanding hari sebelumnya. Kabupaten Kampar menempati peringkat 9 skala Pulau Sumatera dan 71 secara nasional, nilai ini hanya terpaut 373 unit dibawah Kabupaten Semarang namun memiliki tingkat pertumbuhan harian terbaik diantara seluruh wilayah yang dibandingkan.
Kabupaten Boyolali
Kabupaten Boyolali mencatatkan nilai akhir 580.954 unit, menjadi wilayah pertama di bawah angka Kabupaten Nganjuk. Wilayah ini mengalami sedikit penurunan sebesar 1 unit pada hari terakhir, dengan pertumbuhan -0%. Peringkat Boyolali berada di posisi 56 se-Pulau Jawa dan 73 secara nasional, terpaut sekitar 3.900 unit dibawah nilai Kabupaten Nganjuk dengan selisih peringkat 1 tingkat dibawah wilayah tersebut.
Kabupaten Magelang
Kabupaten Magelang memiliki total akumulasi sepeda motor sebanyak 580.116 unit, dengan penambahan 6 unit pada hari terakhir dan pertumbuhan sebesar 0%. Wilayah ini menempati peringkat 57 di wilayah Pulau Jawa dan 74 secara nasional. Nilai Kabupaten Magelang hanya terpaut 838 unit dibawah Kabupaten Boyolali, dengan selisih peringkat 1 tingkat baik di tingkat pulau maupun nasional.
Kabupaten Karanganyar
Di posisi paling bawah dari daftar perbandingan adalah Kabupaten Karanganyar dengan nilai total 575.990 unit sepeda motor. Wilayah ini mencatatkan penambahan 26 unit pada hari terakhir, dengan pertumbuhan 0%. Peringkat Kabupaten Karanganyar tercatat di angka 58 skala Pulau Jawa dan 75 secara nasional, terpaut sekitar 4.126 unit dibawah nilai Kabupaten Magelang.