Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merilis data jumlah penduduk kelompok umur 35-39 tahun di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara untuk periode 2018 hingga 2025. Pada tahun 2025, jumlah penduduk kelompok ini tercatat 7676,78 Jiwa, mengalami kenaikan sebesar 7,61 persen atau setara 542,78 Jiwa dibandingkan tahun 2024. Selama 8 tahun pengamatan, tren jumlah penduduk kelompok umur ini secara umum menunjukkan arah turun, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan seluruh periode minus 0,58 persen.
(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Kep. Siau Tagulandang Biaro Rp.49,78 Juta Data per 2025)
Selama periode historis, nilai penduduk tertinggi tercatat pada tahun 2018 sebesar 8042 Jiwa, sementara titik terendah terjadi pada tahun 2024 dengan jumlah 7134 Jiwa. Kenaikan yang terjadi pada 2025 menjadi satu-satunya periode pertumbuhan positif setelah 6 tahun berturut-turut sebelumnya yang selalu mengalami penurunan. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir tercatat positif 1,77 persen, kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir yang masih minus 0,38 persen.
Untuk peringkat regional, pada tahun 2025 Kabupaten Minahasa Tenggara berada di urutan 67 dari seluruh kabupaten kota di Pulau Sulawesi, serta peringkat 443 secara nasional. Posisi ini mengalami peningkatan 3 peringkat di tingkat pulau dibandingkan tahun 2024 yang berada di urutan 70. Secara nilai, jumlah penduduk kelompok umur 35-39 tahun di wilayah ini pada 2025 tercatat sedikit di atas rata-rata seluruh periode pengamatan.
Kabupaten Gorontalo Utara
Kabupaten Gorontalo Utara menempati urutan 65 di tingkat Pulau Sulawesi dan peringkat 440 nasional untuk jumlah penduduk kelompok umur 35-39 tahun tahun 2025. Wilayah ini mencatat nilai akhir 7966,34 Jiwa, mengalami penurunan sebesar 6,1 persen atau 517,66 Jiwa dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai penduduk di wilayah ini lebih tinggi sekitar 3,77 persen dibandingkan catatan Kabupaten Minahasa Tenggara pada tahun yang sama, dengan selisih jumlah penduduk mencapai 289,56 Jiwa.
Kota Tomohon
Kota Tomohon tercatat berada di peringkat 66 tingkat Pulau Sulawesi dan 441 secara nasional, tepat satu peringkat di atas Kabupaten Minahasa Tenggara. Pada tahun 2025, jumlah penduduk kelompok umur 35-39 tahun di kota ini mencapai 7835,52 Jiwa, mengalami kenaikan sangat signifikan sebesar 16,51 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan positif ini menjadi yang tertinggi dibandingkan seluruh wilayah pembanding yang tercatat pada data ini.
Kabupaten Simeulue
(Baca: PDRB ADHK Sektor Transportasi dan Pergudangan di Papua Barat | 2025)
Berasal dari Pulau Sumatera, Kabupaten Simeulue menempati peringkat 140 di wilayah pulau asalnya dan peringkat 442 secara nasional untuk indikator ini. Tahun 2025 wilayah ini mencatat 7712,75 Jiwa penduduk kelompok umur 35-39 tahun, dengan pertumbuhan positif sebesar 6,53 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai penduduk di wilayah ini hanya selisih sekitar 36 Jiwa lebih tinggi dibandingkan catatan Kabupaten Minahasa Tenggara pada tahun yang sama.
Kota Tidore Kepulauan
Kota Tidore Kepulauan wilayah Maluku mencatatkan peringkat 12 tingkat pulau dan 444 nasional, dengan nilai jumlah penduduk kelompok umur 35-39 tahun sebesar 7655,52 Jiwa pada 2025. Wilayah ini mengalami penurunan sangat dalam sebesar 19,66 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi penurunan terbesar diantara seluruh wilayah pembanding. Nilai penduduk di kota ini sedikit lebih rendah sekitar 21,26 Jiwa dibandingkan Kabupaten Minahasa Tenggara.
Kabupaten Kepulauan Aru
Kabupaten Kepulauan Aru wilayah Maluku berada di peringkat 13 tingkat pulau dan 445 secara nasional pada tahun 2025. Jumlah penduduk kelompok umur 35-39 tahun di wilayah ini tercatat 7620,16 Jiwa, mengalami penurunan sebesar 4,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Posisi peringkat nasional wilayah ini hanya satu tingkat di bawah Kabupaten Minahasa Tenggara, dengan selisih jumlah penduduk sekitar 56,62 Jiwa.
Kabupaten Jayapura
Kabupaten Jayapura wilayah Papua menempati peringkat 18 tingkat pulau dan peringkat 446 nasional untuk indikator ini tahun 2025. Wilayah ini mencatatkan penurunan paling ekstrem sebesar 53,74 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan nilai akhir penduduk kelompok umur 35-39 tahun sebesar 7602,27 Jiwa. Nilai ini menjadi yang terendah diantara seluruh 6 wilayah pembanding yang tercatat pada data rilis ini.