Pengeluaran Penduduk Kabupaten Maros untuk Membeli Makanan dan Minuman Jadi per Minggu

1
Agus Dwi Darmawan 16/09/2026 09:32 WIB
Image Loader
Memuat...
Perbandingan Pengeluaran Kelompok Makanan dan Minuman Jadi di Kabupaten Maros Tahun 2025
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Rata-rata pengeluaran masyarakat di Kabupaten Maros untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb) pada 2025 sebesar Rp346 per kapita per minggu. Nilai ini turun dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp402 per kapita per minggu.

(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Bombana 83.091 dan Angka Pengangguran 2,52 Persen)

Dua terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok makanan dan minuman jadi di Kabupaten Maros dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk disantan Rp346 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk lontong/ketupat sayur Rp56 per kapita per minggu

Pengeluaran per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga. Pengelaran ini dapat dikelompokkan pada dua bagian yakni untuk kebutuhan makanan dan bukan makanan.

Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.

(Baca: Pengeluaran Penduduk Kabupaten Sumenep untuk Membeli Rokok Putih Rp745 per Kapita per Minggu)

Menurut BPS, penurunan pengeluaran ini imbas dari oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 4,24%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 4,24%.

Publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata pengeluaran per kapita di kabupaten ini mencapai Rp1,44 juta per kapita dalam sebulan pada Maret 2025. Jumlah tersebut meningkat 11,54% dibandingkan Maret 2024 yang sebesar Rp1,29 juta per kapita per bulan.

Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb) tertinggi adalah di Kota Tasikmalaya dan terendah di Kabupaten Tapanuli Utara. Sedangkan untuk Kabupaten Maros ini, nominal pengeluaran untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb) berada di urutan 424. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb) adalah Rp253,5 per kapita per minggu.

Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb):

  • Kota Tasikmalaya Rp7.944,0
  • Kabupaten Manggarai Rp5.673,0
  • Kota Surakarta Rp5.390,0
  • Kota Jakarta Pusat Rp4.941,0
  • Kabupaten Sleman Rp4.662,0
  • Kabupaten Ciamis Rp4.019,0
  • Kabupaten Majalengka Rp3.843,0
  • Kota Salatiga Rp3.842,0
  • Kota Yogyakarta Rp3.765,0
  • Kota Blitar Rp3.757,0

Data Pasar

Macro update by
16 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.674 +0.16
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jul) 787,60 -26.07
Impor Migas (Jul) 3,77 -17.33
Ekspor (Jul) 26,22 +2.98
Impor (Jul) 26,09 +0.72
Kunjungan Wisman (Jul) 1,53 +9.99
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...