GISAID mencatat, perkembangan kasus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di Indonesia telah mencapai 11.583 kasus per Sabtu, 11 Juni 2022. Varian Omicron di Indonesia ini memiliki selisih 92 kasus dibandingkan hari sebelumnya. Secara mingguan, kasus di Indonesia ini tumbuh 1,21 persen.
(Baca: Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Urutan Ke-4 di Asia)
Dengan jumlah varian Omicron tersebut, menempatkan posisi Indonesia berada di urutan kedua di Asia Tenggara. Negara dengan kasus Omicron tertinggi di Asia Tenggara masih ditempati Thailand sebanyak 12.404 kasus.
Menyusul Malaysia dengan pertumbuhan jumlah kasus Omicron secara mingguan mencapai 4,47 persen. Jumlah jumlah kasus Omicron di negara ini dilaporkan 10.880 jiwa. Sedangkan untuk statistik harian jumlah kasus Omicron terlihat naik 0,94 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 10.779 jiwa.
(Baca: Total Test Covid-19 Indonesia Urutan Ke-3 di Asia)
Berikutnya, jumlah kasus Omicron di Filipina naik 247,54 persen menjadi 6.989 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, Singapura dengan jumlah kasus Omicron 6.578 kasus (naik 2,75%) dan jumlah kasus Omicron di Vietnam adalah 2.138 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
Adapun laporan GISAID menyebutkan, telah mendeteksi kasus Covid-19 Omicron di seluruh dunia dengan jumlah total mencapai 4,16 juta kasus. Jumlah varian Covid-19 tersebut naik dibandingkan pekan sebelumnya yang berjumlah 4,04 juta kasus.