Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDRB ADHK Pengeluaran Konsumsi Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur pada akhir 2025 mencapai nilai 924.950 Rp juta. Sepanjang 16 periode tahun 2010 hingga 2025, nilai konsumsi pemerintah daerah ini menunjukkan tren naik secara keseluruhan, dengan total peningkatan 37,93% selama periode tersebut atau rata-rata tumbuh 2,17% setiap tahun. Tahun 2025 mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,66%, angka ini lebih rendah dibanding rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir sebesar 2,91% serta lebih rendah dari rata-rata 5 tahun terakhir yang mencapai 2,79%.
(Baca: Tiga Hari Terakhir, Harga Kopi Kontrak Tiga Bulan - US Coffee C Futures Terus Naik)
Sepanjang riwayat data historis, pertumbuhan tertinggi konsumsi pemerintah Kota Batu tercatat pada tahun 2019 dengan persentase pertumbuhan 6,26%, sementara penurunan terburuk terjadi pada tahun 2016 dengan penurunan turun 6,95%. Terdapat dua periode penurunan selama 16 tahun pengamatan, yaitu tahun 2016 dan 2020. Posisi ranking Kota Batu di pulau Jawa pada tahun 2025 berada di urutan 108, sementara ranking nasional tercatat di urutan 268 dari seluruh kabupaten kota di Indonesia. Nilai tahun 2025 tercatat berada di atas rata-rata nilai seluruh periode.
Kabupaten Jembrana
Kabupaten Jembrana menempati urutan ranking 20 di wilayah Nusa Tenggara dan Bali, dengan nilai konsumsi pemerintah tahun terakhir mencapai 936.520 Rp juta. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan minus 3,98% pada periode terakhir, dengan penurunan nilai sebesar 38.790 Rp juta dibanding tahun sebelumnya. Nilai konsumsi pemerintah Jembrana tercatat lebih tinggi dibandingkan Kota Batu Jawa Timur, serta menempati ranking nasional 265, tiga peringkat lebih baik dibanding posisi Kota Batu pada daftar seluruh kabupaten kota se-Indonesia.
Kabupaten Labuhan Batu
Berada di wilayah Sumatera, Kabupaten Labuhan Batu mencatatkan nilai konsumsi pemerintah tahun terakhir sebesar 933.070 Rp juta, dengan pertumbuhan turun 1,69% pada periode terakhir. Wilayah ini menempati urutan 59 di pulau Sumatera, serta ranking nasional nomor 266. Nilai daerah ini masih berada sedikit di atas nilai Kota Batu Jawa Timur, dengan selisih nilai sekitar 8.120 Rp juta pada tahun terakhir. Pertumbuhan negatif ini terjadi seiring penurunan nilai sebesar 16.060 Rp juta dibanding periode sebelumnya.
Kota Parepare
(Baca: Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Kabupaten Pandeglang Bulan Juli Turun 1,51%)
Kota Parepare wilayah Sulawesi menempati urutan 31 di pulau Sulawesi untuk indikator konsumsi pemerintah, dengan nilai tahun terakhir tercatat 931.210 Rp juta. Pertumbuhan daerah ini tercatat minus 0,18% pada periode terakhir, dengan penurunan nilai hanya sebesar 1.720 Rp juta dibanding tahun sebelumnya. Ranking nasional Kota Parepare berada di nomor 267, satu peringkat di atas posisi Kota Batu Jawa Timur. Nilai konsumsi pemerintah kota ini hanya berbeda sekitar 6.260 Rp juta di atas nilai Kota Batu pada tahun 2025.
Kabupaten Sumbawa Barat
Kabupaten Sumbawa Barat wilayah Nusa Tenggara dan Bali menempati urutan 21 di wilayahnya, dengan nilai konsumsi pemerintah tahun terakhir mencapai 916.700 Rp juta. Daerah ini mencatatkan pertumbuhan positif 3,90% pada periode terakhir, dengan peningkatan nilai sebesar 34.420 Rp juta dibanding tahun sebelumnya. Ranking nasional wilayah ini tercatat di nomor 269, satu peringkat di bawah posisi Kota Batu Jawa Timur. Nilai konsumsi pemerintah daerah ini tercatat sedikit di bawah nilai Kota Batu pada tahun 2025.
Kabupaten Lombok Utara
Kabupaten Lombok Utara berada di wilayah Nusa Tenggara dan Bali, menempati urutan 22 di pulau tersebut untuk indikator konsumsi pemerintah. Nilai tahun terakhir daerah ini tercatat 915.470 Rp juta, dengan pertumbuhan positif 4,75% menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi diantara seluruh wilayah perbandingan. Peningkatan nilai mencapai 41.510 Rp juta dibanding periode sebelumnya, dengan ranking nasional tercatat di nomor 270, dua peringkat di bawah posisi Kota Batu Jawa Timur.
Kabupaten Biak Numfor
Kabupaten Biak Numfor wilayah Papua menempati urutan 12 di seluruh wilayah Papua untuk indikator konsumsi pemerintah kabupaten. Nilai tahun terakhir daerah ini tercatat 915.230 Rp juta, dengan pertumbuhan minus 1,41% pada periode terakhir dan penurunan nilai sebesar 13.090 Rp juta dibanding tahun sebelumnya. Ranking nasional wilayah ini berada di nomor 271, tiga peringkat di bawah posisi Kota Batu Jawa Timur. Nilai konsumsi pemerintah daerah ini tercatat sedikit di bawah nilai Kota Batu pada tahun 2025.