Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pekerja sektor jasa perusahaan di Provinsi Riau tahun 2025 mencapai 50.918 pekerja. Nilai ini menjadi rekor tertinggi sepanjang periode pengamatan 11 tahun sejak 2015, dengan pertumbuhan sebesar 3,63 persen dibandingkan tahun 2024. Sepanjang sejarah data, pekerja sektor ini mengalami fluktuasi dengan 6 kali periode kenaikan dan 4 kali periode penurunan, tanpa ada periode stagnan. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2022 dengan pertumbuhan 51,66 persen, sedangkan penurunan terendah tercatat pada tahun 2016 sebesar 40,8 persen.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Jakarta Pusat | 2004 - 2025)
Berdasarkan tren pertumbuhan, rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir di Riau tercatat 5,24 persen per tahun, lebih rendah dibandingkan rata-rata 5 tahun terakhir yang mencapai 12,40 persen. Posisi jumlah pekerja tahun 2025 berada di atas nilai rata-rata seluruh periode yang sebesar 34.919 pekerja. Selama 5 tahun terakhir, peringkat Riau di wilayah Pulau Sumatera secara konsisten berada di posisi 2, sementara ranking nasional bergerak pada rentang posisi 7 hingga 11, dan pada tahun 2025 berada di peringkat 9 nasional.
Pada tahun 2025, jumlah pekerja sektor jasa perusahaan Riau menempati urutan kedua di Pulau Sumatera, hanya berada di bawah Sumatera Utara yang mencatatkan 93.086 pekerja. Jika dibandingkan provinsi lain di pulau yang sama, Sumatera Selatan menempati urutan keempat Sumatera dengan nilai 41.448 pekerja, sedangkan Lampung berada di urutan keenam dengan 45.532 pekerja. Pertumbuhan Riau tahun 2025 sebesar 3,63 persen lebih rendah dibandingkan pertumbuhan Sumatera Utara yang mencapai 5,18 persen pada periode yang sama.
Sumatera Utara
Sumatera Utara menempati peringkat pertama wilayah Pulau Sumatera dan peringkat 6 nasional untuk jumlah pekerja sektor jasa perusahaan tahun 2025, dengan total nilai mencapai 93.086 pekerja. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,18 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih penambahan pekerja sebanyak 4.582 orang. Nilai total pekerja di Sumatera Utara hampir dua kali lipat dibandingkan nilai yang dicapai Provinsi Riau pada tahun yang sama, menjadikan wilayah ini pemimpin tetap sektor ini di seluruh wilayah Pulau Sumatera.
Kalimantan Timur
Kalimantan Timur mencatatkan 62.732 pekerja di sektor jasa perusahaan pada tahun 2025, menempati peringkat pertama wilayah Pulau Kalimantan dan peringkat 7 secara nasional. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 17,62 persen dibandingkan tahun sebelumnya, salah satu pertumbuhan tertinggi diantara seluruh provinsi yang dibandingkan. Nilai pekerja di Kalimantan Timur lebih tinggi sekitar 23 persen dibandingkan nilai yang dicapai Provinsi Riau pada tahun 2025.
(Baca: PDRB Kabupaten Kepulauan Tanimbar 2025: Rp3844 Miliar, Tumbuh 4,59 Persen)
Sulawesi Selatan
Dengan total 52.639 pekerja sektor jasa perusahaan tahun 2025, Sulawesi Selatan menempati posisi pertama wilayah Pulau Sulawesi dan peringkat 8 nasional. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 17,89 persen, hampir lima kali lipat tingkat pertumbuhan yang dicapai Provinsi Riau pada periode yang sama. Nilai pekerja di Sulawesi Selatan hanya terpaut sekitar 3 persen di atas nilai yang tercatat untuk Provinsi Riau tahun 2025.
Lampung
Lampung tercatat memiliki 46.633 pekerja di sektor jasa perusahaan pada tahun 2025, menempati peringkat ketiga wilayah Pulau Sumatera dan peringkat 10 secara nasional. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sangat tinggi sebesar 35,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya, merupakan tingkat pertumbuhan tertinggi diantara seluruh provinsi yang tercatat pada periode ini. Nilai total pekerja Lampung berada sekitar 8 persen di bawah nilai yang dicapai Provinsi Riau tahun 2025.
DI Yogyakarta
DI Yogyakarta mencatatkan 45.532 pekerja sektor jasa perusahaan pada tahun 2025, menempati peringkat keenam wilayah Pulau Jawa dan peringkat 11 nasional. Wilayah ini merupakan satu-satunya provinsi yang mengalami penurunan jumlah pekerja pada periode ini, dengan penurunan sebesar 2,13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai total pekerja di DI Yogyakarta berada sekitar 10 persen di bawah nilai yang tercatat untuk Provinsi Riau tahun 2025.
Sumatera Selatan
Sumatera Selatan memiliki total 41.448 pekerja sektor jasa perusahaan tahun 2025, menempati peringkat keempat wilayah Pulau Sumatera dan peringkat 12 secara nasional. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 29,95 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penambahan jumlah pekerja sebanyak 9.552 orang. Nilai total pekerja Sumatera Selatan berada sekitar 18 persen di bawah nilai yang dicapai Provinsi Riau pada periode tahun yang sama.