Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data PDRB Harga Berlaku Konsumsi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara periode kuartal II tahun 2026 sebesar 5983,62 Rp miliar. Pada kuartal terakhir ini terjadi kenaikan sebesar 10,03 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, dengan selisih penambahan nilai sebesar 545,23 Rp miliar. Selama 66 periode pengamatan sejak kuartal I 2010, data menunjukkan tren naik secara keseluruhan, dengan rata-rata nilai seluruh periode sebesar 3895,89 Rp miliar. Posisi nilai kuartal II 2026 tercatat berada di atas rata-rata historis seluruh periode.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Donggala | 2004 - 2025)
Rata-rata pertumbuhan 3 kuartal terakhir Sulawesi Utara mencapai 8,15 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata 5 kuartal terakhir yang hanya 5,13 persen. Hal ini menunjukkan akselerasi pertumbuhan belanja pemerintah daerah dalam setahun terakhir. Sepanjang historis data, kenaikan tertinggi pernah terjadi pada kuartal I 2017 dengan pertumbuhan 509,68 persen, sedangkan penurunan terendah terjadi pada kuartal I 2016 dimana nilai PDRB konsumsi pemerintah sempat minus 158,49 Rp miliar atau turun 103,25 persen.
Pada kuartal II 2026, Sulawesi Utara menempati peringkat 4 di wilayah Pulau Sulawesi, serta peringkat 24 secara nasional. Terdapat penurunan peringkat 1 tingkat di tingkat pulau dibandingkan 5 kuartal sebelumnya yang pernah menempati posisi 3. Secara nilai, angka 5983,62 Rp miliar ini masih berada 9 persen di bawah rekor tertinggi sepanjang sejarah yang dicapai pada akhir tahun 2019 sebesar 6576,31 Rp miliar.
Nusa Tenggara Barat
Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatat nilai PDRB konsumsi pemerintah kuartal II 2026 sebesar 6942,31 Rp miliar, menempati peringkat 21 secara nasional dan peringkat 3 di wilayah Nusa Tenggara dan Bali. Pertumbuhan kuartal ini mencapai 2,22 persen dengan selisih penambahan nilai 150,65 Rp miliar dibandingkan periode sebelumnya. Nilai ini berada 21 persen lebih tinggi dibandingkan catatan Sulawesi Utara pada periode yang sama, dengan selisih hampir 960 Rp miliar.
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tenggara mencatatkan nilai 6904,79 Rp miliar pada kuartal II 2026, dengan pertumbuhan 19,3 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat 3 di Pulau Sulawesi dan peringkat 22 nasional, satu tingkat di atas Sulawesi Utara. Selisih nilai dengan Sulawesi Utara mencapai 921,17 Rp miliar, dengan laju pertumbuhan hampir dua kali lipat rata-rata 3 kuartal terakhir Sulawesi Utara.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Bali 2025)
Papua
Provinsi Papua mencatatkan nilai PDRB konsumsi pemerintah 6839,8 Rp miliar pada periode laporan, menempati peringkat teratas di wilayah Pulau Papua dan peringkat 23 secara nasional. Pertumbuhan mencapai 3,99 persen dengan penambahan nilai 262,31 Rp miliar. Nilai ini melebihi Sulawesi Utara sebesar 856,18 Rp miliar, dengan posisi peringkat nasional satu tingkat lebih baik dari Sulawesi Utara.
Jambi
Provinsi Jambi mencatatkan nilai 5638,24 Rp miliar pada kuartal II 2026, dengan pertumbuhan sangat tinggi mencapai 42,86 persen dibandingkan periode sebelumnya. Wilayah Sumatera ini menempati peringkat 7 di Pulau Sumatera dan peringkat 25 nasional, satu tingkat di bawah Sulawesi Utara. Meskipun laju pertumbuhan sangat tinggi, nilai total Jambi masih berada 345,38 Rp miliar di bawah catatan Sulawesi Utara.
Bengkulu
Bengkulu mencatatkan nilai PDRB konsumsi pemerintah 5481,1 Rp miliar pada periode laporan, dengan pertumbuhan 13,17 persen dibandingkan kuartal sebelumnya. Provinsi ini menempati peringkat 8 di wilayah Sumatera dan peringkat 26 secara nasional. Nilai ini berada 502,52 Rp miliar di bawah catatan Sulawesi Utara, dengan laju pertumbuhan sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata 5 kuartal terakhir Sulawesi Utara.
Kep. Riau
Kepulauan Riau mencatatkan nilai 4354,74 Rp miliar pada kuartal II 2026, dengan pertumbuhan 15,81 persen dibandingkan periode sebelumnya. Wilayah ini menempati peringkat 9 di Pulau Sumatera dan peringkat 27 secara nasional. Nilai total konsumsi pemerintah provinsi ini berada 1628,88 Rp miliar di bawah catatan Sulawesi Utara pada periode yang sama.