Penetrasi Kartu Kredit Indonesia Terendah di ASEAN

17/11/2016 12:32 WIB
Image Loader
Memuat...
Penetrasi Kartu Kredit Negara di Asia Tenggara (2015)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Tingkat ketersebaran kartu kredit Indonesia paling rendah dibanding negara lain di Asia Tenggara. Perusahaan pemberi layanan pembayaran, Codapay mencatat penetrasi kartu kredit Indonesia pada 2015 hanya sebesar 1,6 persen.

Sebaran kartu kredit Indonesia jauh tertinggal dibanding negeri jiran Malaysia yang telah mencapai 20,2 persen, bahkan juga tertinggal dari Vietnam,yakni mencapai 1,9 persen. Penetrasi paling tinggi di Asia Tenggara adalah Singapura, yaitu mencapai 35,4 persen.

Rendahnya kepemilikan kartu pengganti pembayaran tunai ini disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, adanya aturan dari Bank Indonesia yang mengharuskan hanya pelanggan dengan pendapatan relatif tinggi yang memenuhi syarat memiliki kartu kredit. Kedua, persyaratan ketat dari bank penerbit kartu kredit untuk menghindari risiko penyalahgunaan yang memberatkan calon pengguna.

Data Terkait

Data Pasar

Macro update by
13 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.864 +0.19
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...