Jumlah pekerja di Kabupaten Gianyar mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 317,23 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 322,59 ribu pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Muaro Jambi 228,57 Ribu dan Angka Pengangguran 5,02 Persen)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Gianyar pada Desember 2025, berkurang 0,43 persen menjadi 1,55 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Gianyar dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 326,92 ribu jiwa, pada 2024 kemudian mengalami penurunan menjadi 325,97 ribu jiwa dan untuk 2025 tercatat sebanyak 324,5 ribu jiwa.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 489 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Gianyar tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,89 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,47 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Gianyar:
Jumlah penduduk di Kabupaten Gianyar tercatat 539,69 ribu jiwa data per 2025. Angka ini bertambah dibanding 2024 dan lebih tinggi dibanding Desember 2023. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 1,05%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,71%.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Maluku 2025: Lonjakan Jadi Rp1,4 Juta per Bulan)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Bali, kabupaten/kota ini masuk dalam urutan lima besar, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan delapan.
Pada 2025, mayoritas penduduk Kabupaten Gianyar di dominasi oleh usia produktif (umur pada rentang 15-59 tahun) jumlahnya mencapai 346,87 ribu atau 64,27% dari total populasi. Sedangkan usia anak-anak (umur 0-14 tahun) serta usia lanjut yang berumur lebih dari 60 tahun masing-masing sebesar 19,74% dan 15,99%.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Gianyar pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 34,72 ribu jiwa (6,43%)
- Umur 5-9 tahun 35,37 ribu jiwa (6,55%)
- Umur 10-14 tahun 36,45 ribu jiwa (6,75%)
- Umur 15-19 tahun 39,52 ribu jiwa (7,32%)
- Umur 20-24 tahun 35,79 ribu jiwa (6,63%)
- Umur 25-29 tahun 38,59 ribu jiwa (7,15%)
- Umur 30-34 tahun 41,89 ribu jiwa (7,76%)
- Umur 35-39 tahun 42,84 ribu jiwa (7,94%)
- Umur 40-44 tahun 40,86 ribu jiwa (7,57%)
- Umur 45-49 tahun 37,69 ribu jiwa (6,98%)
- Umur 50-54 tahun 36,1 ribu jiwa (6,69%)
- Umur 55-59 tahun 33,58 ribu jiwa (6,22%)
- Umur 60-64 tahun 29,29 ribu jiwa (5,43%)
- Umur 65-69 tahun 23,72 ribu jiwa (4,39%)
- Umur 70-74 tahun 16,47 ribu jiwa (3,05%)
- Umur lebih dari 75 tahun 16,8 ribu jiwa (3,11%)