Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Halmahera Selatan pada Desember 2025, bertambah 0,55 persen menjadi 2,55 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat naik dari sebelumnya yang sebesar 2,44 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Maret 2026, Jumlah Penduduk Miskin di Jambi 253,73 Ribu Jiwa)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2019 sebesar 4,47% dan terendah pernah tercatat pada 2022 silam sebesar 1,51%.
(Baca: BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Kep. Bangka Belitung Turun 0,05%(Data Maret 2026))
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 418 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Halmahera Selatan mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 141,28 ribu jiwa dan di tahun 2025 naik menjadi 150,57 ribu jiwa.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Halmahera Selatan dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 137,83 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 144,17 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 148,43 ribu pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Halmahera Selatan tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 37,64 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 26,27 persen .
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Maluku Utara pada 2025 yakni :
- Kota Ternate 6,92 persen
- Kabupaten Halmahera Utara 6,7 persen
- Kabupaten Halmahera Timur 4,85 persen
- Kabupaten Pulau Morotai 4,74 persen
- Kabupaten Halmahera Barat 4,06 persen
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Halmahera Selatan 2,55 persen
- Kabupaten Kepulauan Sula 3,11 persen
- Kabupaten Pulau Taliabu 3,4 persen
- Kabupaten Halmahera Tengah 3,96 persen
- Kota Tidore Kepulauan 4,02 persen