Jumlah pekerja di Kabupaten Pulau Morotai dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 33.297 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 35.391 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 37.481 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Kota Sorong 2025: Kenaikan Jadi Rp2,02 Juta per Bulan)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pulau Morotai pada Desember 2025, bertambah 0,52 persen menjadi 4,74 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat naik dari sebelumnya yang sebesar 4,56 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Pulau Morotai mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Kondisi yang berbeda terlihat usai covid dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 34.889 jiwa dan di tahun 2025 naik menjadi 37.837 jiwa.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 168 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pulau Morotai tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,73 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,3 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Pulau Morotai:
Jumlah penduduk di Kabupaten Pulau Morotai tercatat 73,3 ribu jiwa data per 2025. Angka ini berkurang dibanding 2024 dan lebih rendah dibanding Desember 2023. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 1,22%.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Kota Solok 2025: Lonjakan Jadi Rp2,07 Juta per Bulan)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Maluku Utara, jumlah penduduk Kabupaten Pulau Morotai berada di urutan delapan, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 18.
Data BPS 2025, 44,93 ribu atau sekitar 61,3% penduduk di Kabupaten Pulau Morotai adalah kelompok produktif yang berusia 15-59 tahun. Adapun 28,47% dari total penduduk atau sekitar 20,87 ribu adalah anak-anak (usia 0-14 tahun) dan 10,23% lainnya adalah penduduk dengan usia lebih dari 60 tahun.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Pulau Morotai pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 6.736,644982573902 jiwa (9,19%)
- Umur 5-9 tahun 7.072,191984936791 jiwa (9,65%)
- Umur 10-14 tahun 7.062,27687669727 jiwa (9,63%)
- Umur 15-19 tahun 5.965,8589597049695 jiwa (8,14%)
- Umur 20-24 tahun 5.984,903017887977 jiwa (8,16%)
- Umur 25-29 tahun 5.229,707453104609 jiwa (7,13%)
- Umur 30-34 tahun 5.336,746715217724 jiwa (7,28%)
- Umur 35-39 tahun 4.993,766016272231 jiwa (6,81%)
- Umur 40-44 tahun 4.852,8998996297405 jiwa (6,62%)
- Umur 45-49 tahun 4.506,538237119048 jiwa (6,15%)
- Umur 50-54 tahun 4.308,13928399812 jiwa (5,88%)
- Umur 55-59 tahun 3.756,1004179835554 jiwa (5,12%)
- Umur 60-64 tahun 2.725,240462296406 jiwa (3,72%)
- Umur 65-69 tahun 2.082,3280415614427 jiwa (2,84%)
- Umur 70-74 tahun 1.393,4180354654793 jiwa (1,9%)
- Umur lebih dari 75 tahun 1.295,2396155507577 jiwa (1,77%)