Jumlah pekerja di Kabupaten Bengkulu Selatan mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 94.602 pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 97.853 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Tapin 104,74 Ribu dan Angka Pengangguran 3,69 Persen)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bengkulu Selatan pada Desember 2025, berkurang 0,39 persen menjadi 2,86 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 3,56 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Bengkulu Selatan mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 98.099 jiwa dan di tahun 2025 turun menjadi 96.706 jiwa.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 383 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bengkulu Selatan tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,54 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,37 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Bengkulu Selatan:
Jumlah penduduk di Kabupaten Bengkulu Selatan tercatat 189,63 ribu jiwa data per 2025. Angka ini dalam 13 tahun berurutan terus naik. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 3,66%.
(Baca: 29% Penduduk di Kabupaten Maybrat Masuk Kategori Miskin)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Bengkulu, jumlah penduduk Kabupaten Bengkulu Selatan berada di urutan enam, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 113.
Jumlah penduduk menurut umur Kabupaten Bengkulu Selatan dilihat dari kelompok umur, usia produktif tercatat 117,26 ribu atau 61,84%, anak-anak 44,77 ribu atau 23,61% dan 14,55% sisanya atau sebanyak 27,6 ribu merupakan penduduk usia lanjut.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Bengkulu Selatan pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 14,54 ribu jiwa (7,67%)
- Umur 5-9 tahun 15,15 ribu jiwa (7,99%)
- Umur 10-14 tahun 15,07 ribu jiwa (7,95%)
- Umur 15-19 tahun 14,35 ribu jiwa (7,56%)
- Umur 20-24 tahun 11,12 ribu jiwa (5,86%)
- Umur 25-29 tahun 12,55 ribu jiwa (6,62%)
- Umur 30-34 tahun 13,47 ribu jiwa (7,1%)
- Umur 35-39 tahun 15,16 ribu jiwa (7,99%)
- Umur 40-44 tahun 14,82 ribu jiwa (7,81%)
- Umur 45-49 tahun 13,31 ribu jiwa (7,02%)
- Umur 50-54 tahun 11,92 ribu jiwa (6,29%)
- Umur 55-59 tahun 10,58 ribu jiwa (5,58%)
- Umur 60-64 tahun 9.760,162525630903 jiwa (5,15%)
- Umur 65-69 tahun 7.110,449725324709 jiwa (3,75%)
- Umur 70-74 tahun 5.445,984841173575 jiwa (2,87%)
- Umur lebih dari 75 tahun 5.280,680254918689 jiwa (2,78%)